Sifat Bahan Penyusun Benda 5.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

A Jenis Bahan dan Sifatnya

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pernah melihat benda-benda, seperti tali, benang, kain, dan kertas. Di mana sajakah kamu melihatnya? Pa kaian seragam yang kamu pakai ke sekolah terbuat da ri kain. Kain itu dijahit menggunakan benang. Ketika belajar di sekolah, kamu menulis di buku tulis. Buku tulismu menggunakan kertas. Buku ini pun menggunakan kertas. Tahukah kamu sifat-sifat dari bahan-bahan tersebut? Untuk lebih mengetahui, pelajari pembahasan berikut ini.

1. Serat

Serat ialah jaringan serupa benang atau pita panjang berasal dari hewan atau tumbuhan. Serat digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan tali. Sifat serat, yaitu tidak kaku dan mudah terbakar.

a. Serat yang Berasal dari Hewan

Contoh serat yang berasal dari hewan adalah wol. Wol dibuat dari bulu domba. Serat lain yang banyak dibuat kain adalah sutra. Sutra dihasilkan oleh ulat ngengat.

b. Serat yang Berasal dari Tumbuhan

Image:serat tumbuhan.jpg

Contoh serat yang berasal dari tumbuhan, misalnya dari batang pisang dan kulit kayu. Adapun benang rayon terbuat dari serat selulosa. Nilon dan polyester adalah serat yang terbuat dari minyak. Perhatikanlah Gambar 4.2.


Serat ada juga yang merupakan hasil olahan manusia. Serat ini disebut juga serat sintetis. Contohnya, serat optik. Dapatkah kamu menyebutkan contoh serat yang berasal dari mineral? Coba kamu tanyakan kepada gurumu.

2. Kertas

Kamu tentunya sudah sering menggunakan kertas, baik di sekolah maupun di rumah. Tahukah kamu terbuat dari apakah kertas itu? Kertas terbuat dari serat tumbuhan yang digabungkan menjadi lembaran-lembaran. Ratusan tahun yang lalu, kertas terbuat dari kapas. Saat ini kertas dapat dibuat dari kulit kayu. Sifat kertas, di antaranya permukaannya halus dan mudah terbakar. Gambar 4.3 menunjukkan pemanfaatan kertas.

Image:kertas.jpg
Image:kertas.jpg

3. Benang

Benang adalah gabungan dari berbagai serat. Contoh nya benang yang digunakan untuk menjahit, benang kasur, dan benang plastik. Sifat benang di antaranya adalah lentur dan tidak mudah putus. Perhatikanlah Gambar 4.4.

 4. Kain

Kain dapat dibuat dari benang. Benang tersebut dapat berasal dari sumber yang berbeda. Ada yang berasal dari hewan atau tumbuhan. Contohnya, wol, sutra, dan katun, yang merupakan serat alami. Wol memiliki sifat tidak kaku, tahan panas, dan lembut. Namun, ada juga kain yang terbuat dari serat sintetis, seperti tetoron. Perhatikanlah jenis kain pada Gambar 4.5.

Image:batik.jpg
Image:batik.jpg

5. Tali

Pernahkah kamu memerhatikan tali sepatumu? Terbuat dari apakah tali tersebut? Tali sepatumu terbuat dari benang yang dipilin. Benang-benang dicampur dengan pe rekat sehingga membentuk helaian-helaian panjang. Helaian panjang tersebut, kemudian dipilin menjadi tali. Bagaimana dengan tali senar plastik? Pernahkah kamu menggunakan tali tersebut? Sifat tali senar plastik adalah tidak kaku dan tidak mudah putus.

Image:simpul tambang
Image:simpul tambang

B Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sifat Benda

Pernahkah kamu memerhatikan ibumu ketika mema sak air? Air dimasak sampai mendidih. Apakah sifat-sifat air sebelum dan sesudah mendidih ada perubahan? Jika kamu memasukkan bahan makanan ke dalam lemari es, apakah makanan tersebut berubah sifat-sifatnya? Agar kamu lebih memahami perubahan sifat benda, pelajarilah dengan baik pembahasan berikut ini. Dalam kehidupan sehari-hari, perubahan sifat benda dapat disebabkan oleh pemanasan, pendi nginan, atau pembakaran. Apakah benda yang mengalami pemanasan, pendinginan, atau pembakaran akan berubah sifat? Untuk lebih memahami, pe lajarilah pembahasan berikut.

1. Pemanasan

Image:kompor.jpg
Image:kompor.jpg

Ketika Ibumu memasak air, air tersebut mengalami peningkatansuhu. Air yang asalnya dingin berubah menjadi panas. Setelah itu, air mendidih. Ketika mendidih, uap air akan keluar dari panci. Perhatikan Gambar 4.7. Salah satu sifat air adalah jika air dipanaskan, suhunya akan meningkat atau panas. Jadi, benda jika dipanaskan akan berubah sifatnya.


2. Pendinginan

Air yang dimasukkan ke dalam ruang pembeku (freezer) dalam lemari es, akan membeku (Gambar 4.8). Salah satu sifat air jika didinginkan sampai suhu nol derajat celsius lama-kelamaan suhunya akan menurun. Air tersebut berubah men jadi es batu.


image:coulsa.jpg
image:coulsa.jpg


3. Pembakaran

Pernahkah kamu memerhatikan orang membakar sampah? Apakah sampah yang dibakar itu berubah sifatnya? Kertas yang dibakar menjadi hancur dan berubah warna menjadi hitam. Perhatikanlah Gambar 4.9. Sampah plastik yang dibakar juga akan berubah sifatnya. Semua benda yang dibakar akan mengeluarkan bau kurang enak. Jadi, benda yang dibakar akan mengalami perubahan sifat benda, yaitu hancur dan warnanya berubah, serta mengeluarkan bau.

Image:kobong.jpg
Image:kobong.jpg
Kamu telah mengetahui bahwa setiap benda yang mengalami pemanasan, pendinginan, dan pembakaran akan berubah sifatnya. Benda yang mengalami perubahan ada yang kembali ke sifat semula, ada yang tidak kembali ke sifat semu la. Benda yang dapat kembali ke sifat semula perubahan-nya bersifat sementara. Contohnya, air yang membeku. Jika air tersebut mencair sifat air akan kembali seperti semula. Coba kamu cari contoh lainnya. Benda yang tidak dapat kembali ke bentuk semula berarti perubahannya bersifat tetap. Contohnya, kayu yang dibakar akan berubah menjadi arang.

Beri Penilaian

Rating : 4.1/5 (53 votes cast)


Peralatan pribadi