SISTEM PERNAFASAN DAN PEREDARAN DARAH MANUSIA 8.1 RINIE PRATIWI

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

Sistem Pernapasan dan Peredaran Darah Manusia

Pernahkah kamu berlari secepat-cepatnya sampai napasmu terengah-engah dan dada terasa akan meletus? Bagaimana dengan detak jantungmu? Bertambah cepat atau bertambah lambat? Apa yang kamu lakukan untuk mengembalikan kondisimu, dan mendapatkan udara sebanyak-banyaknya bagi paru-parumu? Berapa lama kecepatan pernapasanmu kembali normal? Sekarang mari kita lakukan kegiatan untuk mengetahui kecepatan pernapasan dan denyut jantungmu.

Kecepatan pernapasan dan denyut jantungmu

1. Letakkan tangan di dadamu! Perhatikan pernapasanmu! Kamu dapat merasakan dada bergerak naik turun. Tarik napas yang dalam! Perhatikan, bagaimanakah rongga dadamu naik dan turun dengan teratur. Rasakan pula denyut jantung di dadamu. 2. Hitung kecepatan pernapasan dan denyut jantung secara bergantian selama 15 detik! Kalikan 4 untuk mendapatkan kecepatan selama 1 menit. 3. Lakukan lari di tempat selama 1 menit. Hitung kembali kecepatan pernapasan dan denyut jantungmu.

A Susunan dan Fungsi Sistem Pernapasan

Kita mengetahui bahwa makanan dan udara adalah kebutuhan penting untuk menunjang kehidupan. Dahulu, sebelum abad 18, tidak ada yang tahu apakah yang membuat udara begitu penting bagi kehidupan. Pada tahun 1774 ahli kimia berke-bangsaan Inggris menemukan bahwa tikus tidak dapat hidup pada wadah yang di dalamnya terdapat lilin menyala. Ia memberikan alasan bahwa suatu gas di udara yang membantu kehidupan tikus telah habis digunakan untuk menyalakan api lilin. Ia juga menemukan bahwa bila di dalam wadah tersebut dimasukkan tumbuhtumbuhan, maka tikus dapat hidup lebih lama. Pikirkanlah tentang fotosintesis. Gas apakah yang dihasilkan pada peristiwa itu? Bagaimana hubungannya dengan kehidupan. Gas untuk kehidupan itu disebut oksigen Respirasi adalah proses yang menghasilkan energi dari glukosa yang terjadi di dalam sel. Sering terjadi kerancuan antara istilah pernapasan dan respirasi. Bernapas adalah proses memasukkan dan mengeluarkan udara dari paru-paru. Respirasi adalah proses penggunaan oksigen di dalam sel untuk menghasilkan energi. Pada akhir proses ini, dihasilkan limbah berupa gas karbondioksida. Gas tersebut akan dibawa darah ke paru-paru. Sekarang pikirkanlah, mengapa tikus tidak dapat hidup pada wadah yang di dalamnya berisi lilin menyala?

Image:rupa-raupa.jpg

Organ-organ Sistem Pernapasan

Sistem pernapasanmu terdiri dari bagian-bagian tubuh yang disebut organ-organ pernapasan. Organ-organ ini membantu terjadinya proses pernapasan yaitu memasukkan udara ke paru paru dan mengeluarkannya dari paru-paru. Organ utama sistem pernapasanmu ditunjukkan pada Gambar 4.1. Organ-organ ini meliputi rongga hidung, faring, laring, trakhea, bronkus dan paru-paru. Udara memasuki tubuhmu melalui dua lubang hidung yang terbuka. Rambut-rambut di dalam rongga hidung menangkap debu yang terdapat di udara. Lubang hidungmu berhubungan dengan rongga hidung. Rongga hidung merupakan tempat di mana udara dilembabkan dan dihangatkan. Kelenjar mukus menghasilkan lapisan lendir. Lapisan tersebut menangkap debu dan serbuk halus yang lain. Proses ini membantu menyaring udara yang kamu hirup. Pada dinding rongga hidung juga terdapat struktur seperti rambut kecil yang disebut silia yang menggerakkan mukus dan menangkap benda-benda yang menuju ke belakang kerongkongan. Dari rongga hidung udara yang hangat dan lembab selanjutnya masuk ke faring. Faring adalah suatu saluran yang menyerupai tabung sebagai persimpangan tempat lewatnya makanan dan udara. Faring terletak di antara rongga hidung dan kerongkongan. Pada bagian ujung bawah faring terdapat katup yang disebut epiglotis. Epiglotis merupakan katup yang mengatur agar makanan dari mulut masuk ke kerongkongan, tidak ke tenggorokan. Pada saat menelan, epiglotis menutup laring. Dengan cara ini, makanan atau cairan tidak bisa masuk ke tenggorokan. Apakah yang akan terjadi jika kamu tertawa atau bercakap-cakap pad saat makan? Pikirkan! Antara faring dan tenggorokan terdapat struktur yang disebut laring. Laring merupakan tempat melekatnya pita suara. Pada saat kamu berbicara, pita suara akan mengencang atau mengendor. Suara dihasilkan apabila udara bergerak melewati pita suara dan menyebabkan terjadinya getaran. Pita suara pada laki-laki lebih panjang dibanding pita suara perempuan. Panjang tenggorokan mempunyai panjang sekitar 12 cm. Tenggorokan tersusun dari cincin tulang rawan berbentuk C. Susunan tulang tersebut menjaga supaya dinding tenggorokan tetap terbuka dan tidak saling berlekatan. Pada dinding dalam tenggorokan terdapat lapisan lendir dan silia untuk menangkap debu. Pada ujung bawah tenggorokan terdapat dua percabangan yang disebut bronkus yang membawa udara menuju ke paru-paru. Paru-paru menempati sebagian besar ruangan rongga dada. Di dalam paru-paru bronkus bercabang-cabang membentuk saluran yang semakin kecil ukurannya. Saluran yang terkecil disebut bronkiolus. Pada setiap bronkiolus terdapat segerombol kantung kecil seperti anggur , berdinding tipis yang disebut alveolus. Pertukaran gas oksigen dan karbondioksida terjadi di antara alveolus dengan kapiler darah. Oksigen diikat oleh hemoglobin dan diedarkan ke seluruh tubuh. Seiring dengan kejadian tersebut, gas karbondioksida dikembalikan oleh sel-sel tubuh melalui kapiler darah. Karbondioksida akan meninggalkan tubuhmu pada saat mengeluarkan napas. Organ sistem pernapasan disajikan pada Gambar 4.2

Image:Vena.jpg

Proses Bernapas

Kegiatan 4.1 menggambarkan proses bernapas. Seperti yang telah kamu diskusikan, bernapas merupakan proses pengambilan dan pengeluaran udara pernapasan. Peristiwa ini melibatkan tekanan, volume, dan aliran udara. Apabila dinding botol plastik adalah dinding rongga dada, jari-jari tanganmu adalah tulang-tulang rusuk, ruang botol adalah rongga dada, dan udara di dalam botol adalah udara pernapasan, diskusikan dengan temanmu proses pernapasan yang terjadi di tubuhmu! Cocokkan hasil diskusimu dengan penjelasan di bawah ini dengan terlebih dulu mempelajari Gambar 4.3. Udara masuk dan keluar dari paru-paru melalui proses yang disebut bernapas. Pada manusia proses ini melibatkan kontraksi otot pada dua bagian, yaitu tulang-tulang rusuk dan diafragma. Diafragma merupakan lembaran otot yang memisahkan rongga dada dengan rongga perut. Menghirup udara pernapasan atau inspirasi, terjadi otot-otot antar tulang rusuk berkontraksi. Kontraksi ini menyebabkan tulang-tulang rusuk terangkat dan volume rongga dada bertambah. Bertambahnya volume rongga dada menyebabkan turunnya tekanan udara di dalamnya,

Image:pergerakaan pernafasaan.jpg

sehingga tekanan udara dalam rongga dada lebih rendah dibanding tekanan udara di luar tubuhmu. Perbedaan tekanan ini menyebabkan udara dari luar tubuh masuk ke dalam rongga dada. Bertambahnya volume rongga dada diikuti oleh bertambahnya volume paru-paru. Dalam hal ini udara dari luar masuk ke paru-paru. Pada saat mengeluarkan napas (ekspirasi), otot-otot tulang rusuk relaksasi, sehingga tulang-tulang rusuk turun dan menekan rongga dada. Penekanan ini menyebabkan volume rongga dada berkurang dan tekanan udara di dalamnya naik. Tekanan udara di dalam rongga dada lebih tinggi dari pada tekanan di luar tubuh. Perbedaan tekanan ini mengakibatkan udara mengalir dari rongga dada (paru-paru) ke luar tubuh. Menghirup dan mengeluarkan napas (bernapas) sebagai akibat dari berkontraksi dan relaksasi otot-otot tulang rusuk disebut pernapasan dada. Volume udara pernapasan dapat diukur secara sederhana seperti pada kegiatan Lab Mini 4.1. Peningkatan dan penurunan volume rongga dada juga disebabkan oleh kontraksi otot diafragma. Pernapasan akibat kontraksi dan relaksasinya otot diafragma disebut pernapasan perut. Perhatikan kembali Gambar 4.3. Cermati peran diafragma dalam dalam proses bernapas! Cobalah deskripsikan dengan kalimatmu sendiri tentang proses pernapasan perut! Cocokkan hasilnya dengan penjelasan selanjutnya! Bentuk diafragma saat otot relaksasi adalah cembung ke atas. Lihat Gambar 4.3. Saat otot diafragma berkontrasi, bentuk diafragma berubah menjadi datar. Perubahan bentuk ini menyebabkan volume rongga dada bertambah. Dengan bertambahnya volume rongga dada, tekanan udara di dalamnya turun, sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih rendah daripada tekanan udara di luar tubuh. Perbedaan tekanan ini menyebabkan udara di luar tubuh mengalir ke dalam rongga dada, disebut pengambilan napas atau inspirasi. Saat otot diafragma kembali relaksasi, bentuknya kembali cembung ke atas dan mendorong rongga dada, sehingga rongga dada menjadi lebih sempit dan volume rongga dada berkurang. Berkurangnya volume rongga dada menyebabkan tekanan udara di dalam rongga dada naik, lebih tinggi daripada tekanan udara di luar tubuh. Perbedaan tekanan ini menyebabkan udara di dalam rongga

dada mengalir ke luar tubuh. Proses pengeluaran napas ini disebut ekspirasi. Menurut pendapatmu, kapan terjadinya pernapasan dada dan pernapasan perut? Gangguan Pernapasan Beberapa gangguan pernapasan disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada alat-alat pernapasan. Satu penyakit gangguan pernapasan yang umum diderita oleh manusia antara lain adalah : a. Asma, penyempitan saluran pernapasan yang diakibatkan oleh alergi terhadap kondisi lingkungan misalnya debu, rambut hewan atau hawa dingin. b. Pneumonia, suatu peradangan dinding alveolus yang diakibatkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae. Akibat peradangan tersebut terjadi penurunan area alveolus untuk pertukaran gas oksigen dan karbondioksida. c. Pleuritis, suatu peradangan pada selaput pembungkus paru-paru. Akibat peradangan ini terdapat cairan yang berlebihan pada selaput paru-paru (pleura) sehingga penderitanya akan merasa nyeri dada ketika bernapas. d. Tuberkulosis (TBC), terbentuk bintil-bintil di dalam alveolus sehingga mengurangi area alveolus untuk pertukaran gas. TBC disebabkan oleh bakteri tuberculosis. Pengaruh rokok dan asap pembakaran tak sempurna Kanker paru-paru dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Menghirup tar yang terdapat pada asap rokok adalah faktor terbesar penyumbang penyebab penyakit kanker paru-paru. Merokok juga diyakini sebagai salah satu faktor berkembangnya kanker mulut, kerongkongan, laring dan pankreas. Kamu dapat menjaga kesehatan saluran pernapasanmu dengan menghindari merokok. Bahan berbahaya yang lain adalah senyawa karbon monoksida (CO). Gas ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna. Beberapa sumber gas CO adalah asap kendaraan bermotor, asap pembakaran sampah dan asap hasil pembakaran rokok. Gas CO amat berbahaya bagi kesehatan karena sifat kimia CO yang lebih mudah berikatan dengan hemoglobin daripada dengan oksigen. Sehingga, bila di udara kandungan CO tinggi maka hemoglobin akan berikatan dulu dengan CO, akibatnya sel-sel tubuh akan kekurangan oksigen. Keracunan gas CO dalam waktu yang relatif lama dapat menyebabkan kematian. Menyusun aturan tentang waktu dan tempat bagi seseorang untuk boleh merokok Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian masyarakat tidak dapat menghentikan kebiasaan merokoknya. Ketika orang merokok asapnya akan menyebar kesegala arah. Bisa jadi seseorang yang bukan perokok akan menghirup asap tersebut. Ketika asap terhirup oleh orang lain, seorang perokok telah mengganggu dan membuat orang lain berisiko untuk sakit. Buatlah sebuah kelompok yang terdiri dari 4 orang! Susunlah suatu peraturan di rumah atau di kampungmu, agar seseorang yang terpaksa merokok bisa tetap merokok tanpa harus mengganggu orang lain! Tetapkanlah suatu aturan tentang kapan dan di mana orang tersebut harus merokok! Diskusikan hasilmu dengan kelompok lain dengan bimbingan gurumu!

Susunan dan Fungsi Sistem Peredaran Darah

Darah Banyaknya darah seseorang tergantung dari berat tubuh atau ukuran badannya. Kita semua membutuhkan darah untuk mempertahankan kesehatan. Pada kenyataannya, susunan atau komposisi darah dapat mencerminkan tingkat kesehatan seseorang. Oleh karena itu, pemeriksaan darah merupakan salah satu bagian penting dari pemeriksaan kesehatan seseorang. Hasil pemeriksaan tersebut mencerminkan banyak hal tentang keadaan kesehatan seseorang. Darah merupakan suatu jaringan yang terdiri dari bermacam-macam sel dan cairan, seperti yang ditunjukkan oleh Gambar 4.4. Darah mempunyai banyak fungsi penting dalam setiap kegiatan tubuh. Fungsi tersebut mirip dengan sistem lalu lintas di kotamu. Darah memasok bahan-bahan yang diperlukan sel-sel yang bekerja sama membangun tubuhmu. Tubuhmu tersusun dari berjuta-juta sel. Masing-masing sel seperti pabrik kecil yang harus dipasok dengan zat kimia tertentu dan mengeluarkan zat sisa yang harus dibuang. Sistem pemasokan dan pengantaran di dalam tubuh disebut sistem peredaran darah (transportasi). Sistem peredaran darah terdiri atas sistem kardiovaskular atau sistem sirkulasi dan sistem getah bening atau sistem limfa.

Image:sel darah merah.jpg

Sistem kardiovaskular mengalirkan darah dari satu tempat ke tempat lain. Darah mengalir melalui suatu rangkaian pipa yang disebut pembuluh darah. Jantungmu berfungsi sebagai pompa untuk membantu menggerakkan atau mensirkulasi darah melalui pembuluh-pembuluh darah ini.

Bagian-bagian Darah

Darah merupakan jaringan yang tersusun atas plasma, sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping darah. Kurang lebih 55% bagian dari darah adalah plasma.

Plasma

Plasma adalah bagian cair darah dan sebagian besar tersusun oleh air.

Sel Darah Merah

Walaupun bagian cair darah mengangkut sari-sari makanan dan menyalurkan tekanan darah ke seluruh pembuluh, kamu tidak dapat hidup tanpa adanya sel-sel darah dalam cairan tersebut. Jenis sel yang paling banyak dalam darah adalah sel darah merah. Satu millimeter kubik darah, kurang lebih sekitar satu tetes, terdiri dari lima juta lebih sel darah merah. Fungsi utama sel darah merah adalah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh. Sel-sel darah merah dibentuk di dalam sumsum tulang. Pertama kali dibentuk, sel darah merah mempunyai inti sel seperti sel-sel lain, namun dalam perkembangannya pada sumsum tulang , sel terisi oleh hemoglobin dan inti sel menyusut dan kemudian lenyap. Akibatnya, sel darah merah dewasa, tidak mempunyai inti sel. Sel-sel darah merah dapat hidup sampai 120 hari.

iMAGE:MERAH DARAH SEL.JPG

Hemoglobin

Kamu telah mengetahui adanya karat pada kaleng bekas. Karat adalah suatu besi-oksida, yang terbentuk bilamana zat besi berikatan dengan oksigen. Sel darah merah mengandung hemoglobin, suatu pigmen merah yang mengandung zat besi. Ketika darah melewati paru-paru, oksigen terikat pada zat besi pada hemoglobin sel darah merah. Kemudian sel darah merah bergerak ke tempat lain dimana hemoglobin akan melepaskan oksigen dan selanjutnya berdifusi ke dalam sel. Sel-sel tubuh menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dari sari-sari makanan seperti karbohidrat, lemak dan protein. Karbondioksida sebagai hasil samping dari proses di atas akan berdifusi ke dalam darah. Sel-sel darah merah dan plasma membawa karbon dioksida, pertama menuju jantung kemudian dipompa ke paru-paru. Di sanalah karbon dioksida berdifusi ke alveolus dan kemudian dihembuskan ke luar melalui pernapasan. Sel-sel Darah Putih Berbeda dengan sel darah merah, pada satu millimeter kubik darah hanya terdapat lima sampai sepuluh ribu selsel darah putih. Artinya, setiap lima ratus sel darah merahmu hanya ditemukan sebuah sel darah putih. Jumlahnya amat berbeda. Apakah fungsi kedua sel tersebut juga berbeda? Sel-sel darah putih seperti pada Gambar 4.6 bertugas memerangi bakteri, virus dan bahan-bahan asing yang masuk ke dalam tubuh. Badanmu menanggapi adanya infeksi dengan meningkatkan jumlah sel-sel darah putih. Pada bagian selanjutnya kamu akan memahami bagaimana sel-sel darah putih menghancurkan bakteri, virus dan bahanbahan asing lain yang masuk ke dalam tubuh.

Image:sel darah putih.JPg

Keping-Keping Darah

Pada Gambar 4.7 kamu bisa melihat bentuk sel darah lain yang tipis, kecil, bentuk tidak teratur, disebut kepingkeping darah. Keping-keping darah hanya mampu hidup antara 5 sampai 9 hari saja. Walaupun masa hidup amat pendek, keping-keping darah berperan penting dalam proses penutupan luka dan pemulihannya, sehingga tubuhmu bebas dari penyakit. Pendarahan bisa berhenti karena ada kegiatan kepingkeping darah dalam darahmu. Keping-keping darah adalah bagian-bagian sel atau fragmen-fragmen sel yang dapat menghentikan aliran darah dari pembuluh darah yang pecah. Bila kamu terluka , kapiler-kapiler darah banyak yang

Image:kepingan darah.jpg

terbuka. Darah akan mengalir ke luar dari pembuluh dan menuju kulit, seperti air yang mengalir waktu kamu menyirami halaman rumahmu. Keping-keping darah dalam tubuhmu bekerja mencegah pendarahan yang serius. Bagaimana cara keping darah menghentikan pendarahan? Perhatikan Gambar 4.8. Gambar 4.8 menjelaskan bagaimana pembuluh darah yang robek atau rusak ditutup kembali. Proses ini disebut clotting. Cobalah ceritakan kembali bagaimana peristiwa itu terjadi dengan kalimatmu sendiri.

Image:kullit.jpg

A. Kulit terpotong dan pembuluh darah pecah, keping-keping darahmenembus dinding pembuluh darah. B. Bahan-bahan kimia dibebaskan oleh keping-keping darah, bereaksi dengan senyawa t pada plasma. Serabut-serabut dihasilkan untuk menjebak keluarnya sel-sel darah. C. Jaringan parut terbentuk dan semakin lama semakin keras.

Jantung

Percayakah kamu bahwa ada sebuah pompa di dalam dadamu yang mulai bekerja sejak sebelum kamu lahir? Kedengarannya aneh. Pompa itu adalah jantungmu. Perhatikan Gambar 4.10! Cobalah deskripsikan susunan jantung dengan kalimatmu sendiri, kemudian cocokkan hasil deskripsimu dengan penjelasan berikut! Jantung merupakan organ berotot kurang lebih sebesar kepalan tangan. Jantung terletak di belakang tulang dada dan di antara paruparumu. Jantung manusia mempunyai empat ruang. Dua ruang di bagian atas disebut serambi (atrium) kanan dan kiri. Masingmasing serambi berhubungan dengan pembuluh balik. Dua ruang besar di bawahnya disebut bilik (ventrikel) kanan dan kiri. Masing-masing bilik berhubungan dengan pembuluh nadi. Antara serambi dan bilik di bawahnya dipisahkan oleh sebuah klep, sehingga darah mengalir hanya dari satu atrium ke satu ventrikel. Di antara serambi kanan dan kiri, dan antara bilik kanan dan kiri dipisahkan oleh sekat. Karena jantung mempunyai dua belahan, kamu dapat mengumpamakan bahwa jantung merupakan dua pompa yang terpisah, satu di sebelah kanan dan satu di sebelah kiri (Lihat Gambar 4.10).

Image:skruktur manusia.jpgImage:jantung.jpg

Klep adalah lembaran yang mempertahankan agar darah mengalir dalam satu arah. Klep antara serambi kiri dan bilik kiri disebut valvula bikuspidalis (klep dua daun). Klep antara serambi kanan dan bilik kanan disebut valvula trikuspidalis (klep tiga daun). Klep lain terdapat di antara ventrikel dan arterinya yang disebut valvula semilunaris. Bagaimana jantung bekerja sebagai pompa? Perhatikan Gambar 4.11. Gambar ini memperlihatkan pemompaan jantung yang diumpamakan seperti menekan botol plastik berisi air. Gambar 4.11(a) memperlihatkan botol plastik saat tidak ditekan. Tidak ada cairan yang keluar. Jika otot jantung tidak menekan, tidak ada darah yang dipompa. Gambar 4.11(b) memperlihatkan botol plastik yang sedang dipompa dan air memancar keluar. Pada gambar tersebut juga memperlihatkan bahwa saat otot bilik jantung menekan, darah mengalir keluar. Masing-masing pemompaan jantung disebut denyut. Selama satu denyut, kedua serambi berkontraksi pada saat yang sama. Aliran darah di dalam jantung diuraikan sebagai berikut: 1. Darah dari pembuluh balik memasuki serambi jantung kanan dan kiri. 2. Serambi mulai memompa atau menekan darah keluar menuju bilik. Saat itu serambi berkontraksi. 3. Ketika serambi berkontraksi, bilik kanan dan kiri relaksasi (tidak memompa). Saat itu bilik menerima darah dari serambi. 4. Bilik kanan dan kiri kemudian berkontraksi menekan darah ke dalam dua arteri besar menuju tubuh dan paruparu. 5. Saat bilik memompa darah ke pembuluh nadi, serambi relaksasi. Saat itu darah dari pembuluh balik (dari tubuh) kembali memasuki serambi, seperti proses nomor 1 dan siklus jantung terulang lagi.

Pembuluh darah

Seperti halnya tetes zat warna yang terlarut di dalam minyak, sel darah merah, darah putih dan keping-keping darah terlarut di dalam plasma dan bergerak sepanjang sistem sirkulasi. Bahan-bahan yang terlarut seperti : sarisari makanan, mineral, dan oksigen juga berada dalam plasma untuk diangkut ke seluruh sel tubuh manusia. Gambar 4.12 menunjukkan apa yang terjadi pada oksigen dan zat-zat makanan pada saat darah melewati kapilerkapiler pada jaringan tubuh.

Image:sel-sel tubuh.jpg

Pembuluh nadi (Arteri)

Saat darah ditekan keluar dari jantung merupakan awal perjalanan darah melalui pembuluh nadi, kapiler, dan pembuluh balik. Pembuluh nadi adalah pembuluh darah yang 1. membawa darah keluar dan menjauhi jantung 2. membawa darah dengan tekanan tinggi 3. berdinding tebal dan berotot. Masing-masing bilik jantung dihubungkan dengan pembuluh nadi, sehingga apabila bilik berkontraksi, darah dialirkan dari jantung ke pembuluh nadi. Aorta merupakan pembuluh nadi berdiameter paling besar. Pembuluh nadi bercabang menjadi pembuluh-pembuluh darah yang lebih sempit. Pembuluh balik (Vena) Pembuluh balik (vena) adalah pembuluh darah yang: 1. mengalirkan darah ke jantung 2. mempunyai lebih sedikit otot daripada arteri 3. bentuknya agak lebih pipih daripada arteri 4. berdinding lebih tipis daripada arteri 5. membawa darah dengan tekanan rendah 6. mempunyai klep satu arah untuk mempertahankan

Image:kaliper 1.jpg

gerakan darah ke arah jantung. Jika ada gerakan darah membalik, tekanan darah akan menutup klep, sehingga darah tidak bisa melanjutkan untuk mengalir balik. Lihat Gambar 4.13 Jumlah klep terbanyak terdapat pada vena kaki. Mengapa? Bagaimana darah mengalir di dalam pembuluh balik? Pembuluh balik di dekat otot rangka tertekan ketika otototot ini berkontraksi (Lihat Gambar 4.13). Penekanan ini membantu darah mengalir ke arah jantung. Darah di dalam pembuluh balik membawa zat-zat sampah dari sel-sel tubuh dan mengandung sedikit oksigen.

Image:kaliper 2.jpg

Aliran dan Tekanan Darah Pasokan darah secara tetap penting bagi seluruh bagian tubuh. Pemompaan darah oleh jantung menghasilkan tekanan darah yang diperlukan untuk mendorong darah dalam pembuluh darah. Agar tekanan darah terjaga tetap, maka pembuluh harus terisi penuh oleh darah. Bila terjadi kehilangan darah akibat kecelakaan atau penyakit, tekanan dapat hilang. Darah tidak dapat bergerak ke tempat yang diinginkan. Sebagai akibatnya sel-sel tubuh akan mati. Karena itulah, mengapa para tenaga medis menginjeksikan plasma pada orang yang mengalami pendarahan hebat. Plasma juga mengangkut senyawa kimia penting lain yang disebut hormon , untuk dibawa dari satu bagian tubuh ke

Image:aliran dan tekanan darah.jpg

bagian tubuh yang lain. Hormon mengatur bermacammacam fungsi tubuh seperti pertumbuhan dan cara tubuh menggunakan makanan. Saat kamu memompa ban sepeda, kamu dapat merasakan tekanan udara di dinding ban. Ketika jantung memompa darah melalui sistem kardiovaskular, darah juga memiliki tekanan yang disebut tekanan darah di dinding pembuluh darah. Tekanan darah tertinggi berada di pembuluh nadi. Timbulnya tekanan ini seperti keadaan air yang keluar dari botol plastik bersaluran yang ditekan dengan tanganmu. Tepat setelah air masuk ke dalam saluran, darah didorong ke dalam pembuluh nadi. Dorongan darah ke dinding pembuluh darah disebut tekanan darah. Tekanan ini memungkinkan darah mengalir di dalam pembuluhpembuluh darah.Tekanan darah diukur di dalam pembuluh nadi besar dan diwujudkan dalam dua angka, biasanya 120 sampai 80. Angka pertama menunjukkan tekanan saat bilik berkontraksi dan darah ditekan keluar jantung, disebut angka sistol. Tekanan darah turun saat bilik relaksasi. Angka kedua, yaitu yang lebih rendah adalah hasil pengukuran tekanan saat bilik relaksasi dan mengisi darah, tepat sebelum bilik-bilik ini berkontraksi lagi, disebut angka diastol.

Macam Peredaran Darah

Darah dari jantung menyebar ke tubuh melalui tiga jalur utama, yaitu jalur sirkulasi pulmonalis, sistemik, dan koronaria. Sirkulasi pulmonalis (peredaran darah kecil) Sirkulasi pulmonalis adalah aliran darah melalui jantung, paru-paru, dan kembali ke jantung. Darah dari selsel tubuh yang mengandung banyak karbondioksida masuk ke serambi kanan jantung melalui pembuluh balik besar yang disebut vena cava. Ketika serambi kanan berkontraksi, darah ini didorong ke bilik kanan. Bilik kanan kemudian berkontraksi, dan darah meninggalkan jantung melalui pembuluh nadi yang disebut arteri pulmonalis ke paru-paru. Saat darah melalui pembuluh darah di dalam paru-paru, karbondioksida ditukar dengan oksigen. Darah kaya oksigen kembali ke jantung melalui pembuluh balik, yang disebut vena pulmonalis, masuk ke serambi kiri. Vena pulmonalis adalah satu-satunya pembuluh balik di dalam tubuh yang membawa darah kaya oksigen. Saat serambi kiri penuh darah kaya oksigen, serambi kiri berkontraksi dan mendorong darah ke dalam bilik kiri. Tahap akhir dari jalur ini adalah saat bilik kiri berkontraksi dan mendorong darah naik dan keluar jantung ke dalam pembuluh nadi terbesar tubuh, yaitu aorta. Aorta membawa darah keluar dari jantung ke banyak percabangan pembuluh nadi yang menyebarkannya ke seluruh bagian-bagian tubuh. Gambar 4.16 memper-lihatkan jalur darah melalui jantung, paruparu, dan kembali ke jantung lagi.

Image:bilik kanan menuju paru2.jpg

Sirkulasi sistemik (peredaran darah besar)

Sirkulasi sistemik mengalirkan darah ke seluruh jaringan tubuh kecuali jantung dan paru-paru. Jalur ini merupakan jalur terpanjang di antara jalur lain. Sirkulasi sistemik membawa darah kaya oksigen dari bilik kiri melalui aorta ke pembuluh nadi dan kapiler di seluruh organ dan jaringan tubuh. Nutrien (zat makanan) dan oksigen ditukar dengan karbondioksida dan zat-zat sampah di dalam kapiler. Darah kembali ke jantung di dalam pembuluh balik dari kepala dan leher melalui pembuluh balik besar, disebut vena cava superior. Darah kembali ke jantung dari daerah perut dan bagian yang lebih rendah tubuh melalui pembuluh nadi besar, disebut vena cava inferior ke serambi kanan. Kemudian, darah miskin oksigen dikirim ke paruparu melalui jalur sirkulasi pulmonalis. Skema sirkulasi sistemik disajikan pada Gambar 4.17

Image:bilik kanan menuju paru212.jpg

Sirkulasi koronaria Sirkulasi koronaria adalah aliran darah ke jaringan jantung. Jantungmu mempunyai pembuluh darahnya sendiri untuk memasok nutrien dan oksigen dan mengelu-arkan zat-zat sampah. Pembuluhpembuluh darah ini adalah pembu-luh nadi dan pembuluh balik koronaria. Lihat Gambar 4.18!

Image:pembulu darah jantung.jpg

Beberapa Kelainan/Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Luka bisa menyebabkan kehilangan darah yang parah. Trombosit menyebabkan darah membeku, menutup luka kecil, tetapi luka besar perlu dirawat dengan segera untuk mencegah terjadinya kekurangan darah. Kerusakan pada organ dalam bisa menyebabkan luka dalam yang parah atau hemorrhage. Hemofilia merupakan kelainan genetik yang menyebabkan kegagalan fungsi dalam pembekuan darah seseorang. Akibatnya, luka kecil dapat membahayakan nyawa. Leukemia merupakan kanker pada jaringan tubuh pembentuk sel darah putih. Penyakit ini terjadi akibat kesalahan pada pembelahan sel darah putih yang mengakibatkan jumlah sel darah putih meningkat dan kemudian memakan sel darah putih yang normal. Pendarahan hebat, baik karena kecelakaan atau bukan (seperti pada operasi), dan juga penyakit darah seperti anemia dan thalassemia, yang memerlukan transfusi darah. Beberapa negara mempunyai bank darah untuk memenuhi permintaan untuk transfusi darah. Penerima darah perlu mempunyai jenis darah yang sama dengan penyumbang.

Beri Penilaian

Rating : 4.8/5 (4 votes cast)


Peralatan pribadi