ROTASI BUMI 6.2 YAYAT IBAYATI

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari



Daftar isi

Rotasi Bumi

Image:sore menjelang malam.jpg

Pada siang hari di bumi ini akan terang karena ada cahaya matahari. Namun, pada malam hari bumi menjadi gelap. Mengapa terjadi siang dan malam di bumi? Adakah hubungannya dengan matahari atau bulan? Selain itu, adakah hubungan jumlah hari di bumi dengan matahari atau bulan?

A Peristiwa Rotasi Bumi

Jika kamu perhatikan, pagi hari matahari terbit di sebelah timur dan sore hari terbenam di sebelah barat, seolah-olah matahari beredar mengitari bumi. Sebenarnya bukan matahari yang mengelilingi bumi, melainkan bumi berputar pada sumbunya dari arah barat ke arah timur. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi. Waktu yang diperlukan untuk satu kali rotasi disebut kala rotasi. Kala rotasi untuk bumi ialah 24 jam. Pada saat bagian bumi menghadap matahari, bumi dalam keadaan siang, sedangkan bagian bumi yang tidak mendapat cahaya matahari berada dalam keadaan malam hari. Jadi, terjadinya siang dan malam disebabkan oleh terjadinya rotasi bumi, juga karena bentuk bumi yang bulat. Terjadinya siang dan malam dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Image:rottasi bumi.jpg

Arah rotasi bumi adalah dari barat ke timur. Oleh karena itu, matahari selalu terbit di timur dan terbenam di barat, akibatnya orang di daerah Indonesia Timur lebih dulu melihat matahari terbit daripada orang di daerah Indonesia Barat. Perbedaan waktu Indonesia Barat (WIB) dengan waktu Indonesia tengah (WITA) adalah 1 jam dan perbedaan dengan waktu Indonesia timur (WIT) adalah 2 jam. Bumi mengalami rotasi selama 24 jam. Rotasi bumi menyebabkan perbedaan waktu di setiap bagian bumi.

B Revolusi Bumi dan Bulan

Jika perputaran bumi pada porosnya disebut rotasi, perputaran bumi mengelilingi matahari disebut revolusi. Waktu revolusi bumi adalah 365,25 hari atau 1 tahun.

Image:mengililingi matahari.jpg

Pada saat mengelilingi matahari, bumi tetap berputar pada porosnya. Bulan pun sebagai satelit bumi berputar pada porosnya. Waktu yang digunakan bulan untuk berputar pada porosnya sama dengan waktu untuk bulan mengelilingi bumi. Bulan mengelilingi bumi dengan arah yang berlawanan dengan arah jarum jam pada orbit yang berbentuk elips. Bulan mengelilingi bumi selama 29,5 hari atau satu bulan. Kemudian bumi dan bulan bersama-sama mengelilingi matahari selama 365,25 hari atau satu tahun.

Image:BBb.jpg

Pada waktu bulan mengelilingi bumi dan bersama-sama bumi mengelilingi matahari, terjadi perubahan letak antara bulan, bumi, dan matahari sehingga terjadi perubahan kenampakan bulan ketika dilihat dari bumi.

C Gerhana

Pernahkah kamu melihat gerhana matahari atau gerhana bulan? Apa yang dirasakan pada saat itu terjadi? Bagaimana terjadinya peristiwa gerhana matahari atau gerhana bulan? Mari kita lakukan kegiatan berikut secara berkelompok.

1. Gerhana Bulan

Gerhana bulan terjadi apabila posisi bumi berada di antara bulan dan matahari. Perhatikan gambar di bawah ini.

Image:gbr gerhana bulan.jpg

Gerhana bulan terjadi apabila bulan masuk ke dalam bayangan bumi inti (umbra) sehingga bulan tidak menerima cahaya matahari. Dari bumi kenampakan bulan mula-mula seluruhnya terang, kemudian pelan-pelan agak gelap, gelap semua. Pelan-pelan tampak kembali sampai kelihatan seluruhnya.

2. Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi apabila posisi bulan berada di antara bumi dan matahari sehingga sebagian bumi tidak mendapatkan cahaya matahari. Perhatikan gambar di bawah ini.

Image:gerhana matahari.jpg

Bumi yang terkena umbra mengalami gerhana matahari total, sedangkan yang terkena penumbra mengalami gerhana matahari sebagian. Gerhana dapat terjadi jika posisi bumi, bulan, dan matahari berada pada satu garis lurus.

D Pengaruh Rotasi dan Revolusi Bumi

Di negara kita terdapat dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, sedangkan di negara lain terdapat empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Bagaimana terjadinya perubahan musim tersebut? Jika kedudukan matahari diamati selama 1 tahun, terlihat seakan-akan letak matahari itu berubah-ubah dalam suatu periode tertentu. Dilihat dari khatulistiwa, seolah-olah pada suatu periode tertentu matahari bergeser ke utara, kembali ke khatulistiwa, kemudian bergeser ke selatan.

Image:pengaruh rotasi bumi.jpg

Pada saat matahari tampak di sebelah utara, bagian bumi sebelah selatan hanya sedikit mendapat sinar matahari sehingga udara menjadi dingin. Di bagian utara sinar matahari jauh lebih banyak sehingga terjadi musim panas.

Image:perputaran angin.jpg

Pada bulan Maret - Agustus, matahari berada di sebelah utara khatulistiwa, negara kita mengalami musim kemarau. Pada musim ini jarang terjadi hujan dan apabila terjadi kemarau panjang, banyak daerah yang mengalami kekeringan akibat kekurangan air. Pada bulan September - Februari matahari berada di sebelah selatan khatulistiwa, negara kita mengalami musim hujan. Apabila musim hujan tiba, saatnya petani mulai menggarap sawahnya. Apa yang akan terjadi apabila terus-menerus hujan pada musim hujan? Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi musim hujan? Perubahan musim terjadi akibat peredaran bumi mengelilingi matahari.

E Kalender Masehi dan Kalender Hijriyah

Image:perhitungan kalender.jpg

Kalau kita mengamati kalender tahun 2005, pada kalender tersebut bulan Januari bertepatan dengan bulan Zulhijah 1425 H dan pada angka 1 yang menunjukkan tanggal 1 pada bulan tersebut di bawahnya tertulis angka 20 untuk tanggal bulan Zulhijah. Mengapa terjadi perbedaan tersebut? Bulan Januari adalah nama bulan kalender Masehi, sedangkan Zulhijah adalah nama bulan kalender Hijriyah.

1. Kalender Masehi

Penanggalan yang kita gunakan sehari-hari adalah kalender Masehi, nama lain adalah kalender surya atau kalender syamsiah. Kalender Masehi berdasarkan waktu peredaran bumi terhadap\ matahari. Lamanya revolusi bumi terhadap matahari adalah 362,25 hari. Berdasarkan hal tersebut, maka jumlah hari dalam 1 tahun adalah 365 atau 366 hari yang dibagi dalam 12 bulan. Apabila jumlah hari dalam 1 tahun 366 hari, maka disebut tahun kabisat.

2. Kalender Hijriyah

Kalender Hijriyah atau kalender komariah berdasar pada waktu peredaran bulan mengelilingi bumi, yang lamanya 29,5 hari. Satu bulan untuk kalender ini ada yang 29 hari dan 30 hari. Jumlah hari pada tahun Hijriyah adalah 354 hari pada tahun biasa dan 355 hari pada tahun Kabisat. Dalam selang waktu 30 tahun terdapat 11 kali tahun kabisat, yaitu pada tahun ke-2, 5, 7, 10, 13, 16, 18, 21, 24, 26 dan 28. Tahun Masehi dihitung berdasarkan kala revolusi bumi, sedangkan tahun Hijriyah dihitung berdasarkan kala revolusi bulan.


Beri Penilaian

Rating : 4.5/5 (83 votes cast)


Peralatan pribadi