Penulisan Teks Berita 8.2

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:

Kompetensi Dasar :

  1. Menulis teks berita secara singĀ­kat, padat, dan jelas

Menulis Teks Berita

Berita adalah laporan tercepat tentang suatu peristiwa/kejadian faktual (nyata), penting, dan menarik bagi pembaca dan menyangkut kepentingan pembaca. (Micthel V. Charnley)
  • Berita Langsung

Berita langsung yaitu ffirmasiipemaparan tentang suatu fakta yang diperoleh langsung dari narasumber/ sumber berita (kejadian/peristiwa/orang), penyajiannya mengutamakan aktualitas (hangat, baru, sedang berlangsung). Penyajiannya langsung, sederhana, lugas/ apa adanya, singkat, padat, lancar, jelas, tidak berbungabunga, menarik, dan kaya data.

  • Berita Tidak Langsung
  1. Investigative News (Penggalian Berita). Bahan-bahan berita (mentah/minim data) yang diperoleh, selanjutnya dilengkapi melalui penggalian data/informasi/fakta. dari berbagai sumber untuk kemudian diolah dan disajikan menjadi berita. Bahan.-bahan berita dapat diperoleh dari press release, liputan acara, dan penyelidikan/ peneIitian (investigatifl .
  2. Explanatory News ( Pengungkapan Berita). Berita yang bersifat mengungkapkan/ menguraikan secara rinci. Memadukan fakta dan opini. Fakta yang diperoleh dijelaskan secara rinci dengan panjang lebar disertai argumentasi. Dapat disajikan secara bersambung. Untuk itu diperlukan banyak data/informasi dari sumber (narasumber/ peristiwa) lain.
  3. Interpretative News ( Penafsiran/Penjelasan Berita). Berita yang dikembangkan melalui penafsiran/penilaian/komentar karena kekurang jelasan/kekuranglengkapan suatu data/informas i/narasumber/peristiwa. Memadukan fakta dan interpretasi.'
  4. DepthNews (Pengembangan Berita). Hampir sama dengan investigative news, merupakan pengembangan berita yang belum selesai pengungkapannya, untuk kemudian dilanjutkan kembali. Hal ini disebabkan terlalu banyak data, namun tidak terkait satu sama lain. Apabila disajikan secara straight news atau investigative news, dirasa terlalu dangkal karena dapat berdiri sendiri-sendiri. Untuk itu, dikembangkan sesuai dengan klasifikasinya.

Unsur-unsur berita meliputi unsur 5W+ 1H' (what, who, wlrcre, when, why, dan ho*).Penekanan/ penonjolan unsur tersebut bergantung pada kebutuhan penulisan.

  • Nilai Berita (Menarik untuk dibaca atau Didengar)
  1. Aktual (waktu/timeliness): Baru (new, belum diketahui ), sekarang, hangat, sedang berlangsung, berlanjut; cepat saji (waktu)
  2. Fakta (nyatal faktual): Bukan rekaan/ karangan/ fiksi; Opini (pendapat); Pernyataanf laporan
  3. Penting (significant): Pengaruh/kepentingan masyarakat luas; Perlu diketahui orang banyak
  4. Jumlah (kuantitatif): Jumlah besar yang berarti bagi kehidupan
  5. Aneh/ganjil/lucu: Berita tentang keanehan/tak lazim
  6. Pertikaian (conflict): Perang, perkelahian, pergulatan politik, bisnis, olahraga, cinta, perdebatan, dsb; Ungkapan berita yang baik adalah berita buruk
  7. Dekat (proximity): Kejadian yang dekat dengan pembaca (geografis, emosional)
  8. Terkenal: Sesuatu yang terkenal/dikenal pembaca (orang, benda, dan tempat); Nama menciptakan berita
  9. Menggugah/sentuh perasaan (human interest): Orang biasa dalam situasi luar biasa atau sebaliknya.

Penulisan berita berprinsip pada unsur 5W + 1 H (what, who, where, when, why, dan how). Jadi, informasi awal yang harus kita kumpulkan sebelum disusun menjadi sebuah berita merujuk pada unsur tersebut.
Menulis teks berita hampir sama dengan menulis laporan peristiwa. Hal-hal yang ditulis harus berupa fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pokok-pokok berita yang harus diperhatikan, antara lain peristiwa apa yang terjadi, siapa saja yang terlibat, mengapa peristiwa terjadi, kapan dan di mana kejadian tersebut, dan bagaimana peristiwa tersebut
terjadi (5W + 1H).

Teks berita ditulis dalam bentuk deskripsi atau pemaparan kejadian sehingga pembaca atau pendengar mampu mengidentifikasi (menggambarkan) kejadian tanpa melihat langsung.

Berikut ini merupakan contoh teks berita.

                               REKREASI BERSAMA KELUARGA DI SIRKUIT SUGO

Bukan hal yang mengherankan jika olahraga otomotif, khususnya balap motor, telah menjadi keseharian masyarakat Jepang. Maklumlah, negeri itu memang penghasil utama segala jenis sepeda motor yang produknya sudah menyebar merata ke seluruh penjuru bumi. Sirkuit Sugo merupakan salah satu tempat favorit masyarakat Jepang untuk bersantai, sekaligus menyaksikan kehebatan talenta pembalap mereka. Sirkuit yang bernama lengkap Sportsland Sugo merupakan sarana yang dibangun dan dikembangkan pabrik Yamaha. Dibuka pada tahun 1974, Sirkuit Sugo sangat ideal bagi penggemar olahraga otomotif. Terletak di kawasan berbukit-bukit yang dirimbuni pepohonan pinus, sirkuit yang hanya membutuhkan waktu 40 menit waktu tempuh dari kota Sendai ini memang tak ubahnya kawasan wisata. Saat seri kelima ajang All Japan Championship pekan lalu, ribuan orang memadati kawasan itu. Sebagian besar dari mereka adalah keluarga.
Bagi keluarga yang tak ingin merogoh kocek untuk membeli tiket guna menonton dari tribune, mereka tetap punya kesempatan mengikuti lomba. Karena terletak di perbukitan, banyak sudut strategis yang dapat dipakai untuk menonton, tanpa perlu membeli tiket. Pelataran parkir dan taman-taman di sekitar sirkuit pun dapat menjadi tempat ideal untuk menikmati lomba. Meski sinar matahari cukup terik, angin yang berembus dari celah-celah bukit yang menghijau membuat rekreasi olahraga otomotif di Sugo tetap asyik. (JOY)
Sumber: Kompas, 31 Agustus 2007


Beri Penilaian

Rating : 3.8/5 (110 votes cast)


Peralatan pribadi