Penulisan Naskah Drama Dengan Keaslian Ide 8.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:

Kompetensi Dasar :

  1. Menulis kreatif nas­kah drama sa­tu babak dengan mem­perhatikan keaslian ide

Pada pelajaran terdahulu kamu telah berlatih menulis naskah drama, yaitu tentang bagaimana menentukan tema dan mengembangkannya menjadi dialog. Pada pelajaran kali ini kamu akan kembali berlatih cara menulis naskah drama. Ide penulisan naskah drama bersumber dari konflik dalam kehidupan sehari-hari, cerita dongeng, fiksi, atau imajinasi.
Langkah-langkah menulis naskah drama, ialah

  1. menentukan tema,
  2. membuat urutan cerita,
  3. menulis cerita dalam bentuk percakapan antartokoh (dialog), dan
  4. sertakan petunjuk teknis.

Contoh:
  Judul: Pencurian yang Gagal.

  1. Pencuri merencanakan pencurian.
  2. Pencuri beraksi malam hari.
  3. Pencuri bertindak ceroboh.
  4. Pencuri tertangkap tangan oleh satpam.
  5. Pencuri ditangkap dan diserahkan kepada polisi.

Cerita “Pencurian yang Gagal” tersebut dapat dikembangkan menjadi naskah drama satu babak.

Contoh:

              Judul :Pencurian yang Gagal
              Karya : Sri Kuncoro

Seorang pencuri dengan pelan berjingkat-jingkat menuju garási mobil rumah Pak Murtopo. Ia mengenakan pakaian hitam-hitam dan kain penutup kepala.
Pencuri   : (berbisik lirik) Awas kau, Murtopo. Malam ini juga akan kukuras harta
                 bendamu hingga esok pagi kau akan menangis tersedu-sedu dan
                 tidak bersikap sombong lagi. (Pencuri berhasil menaiki tembok
                 pembatas untuk garis mobil. Mendadak salah satu kakinya
                 tersangkut kawat berduri dan ia terjatuh. Tubuhnya menimpa atap mobil.
Pencuri   : Aduh, punggungku! Dasar kawat sialan!
Satpam  : Hai, siapa di situ? (berteriak)
Pencuri   : Meong ... meong.
Satpam  : Benar kucing? Kok suaranya aneh?
Pencuri   : Meong .... meong
                 (Satpam mengendap-mendap menuju arah suara)
Satpam  : Nah, ketangkap kamu. (menangkap pencuri) awas kalau melawan,
                 aku punya pistol! jangan main-main!

Beri Penilaian

Rating : 4.0/5 (122 votes cast)


Peralatan pribadi