PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT 4.2 BUDI WAHYONO

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Pernahkah kamu mengamati benda-benda langit, seperti bulan, matahari, dan bintang? Bila kamu perhatikan langit pada siang hari, maka akan tampak matahari; sedangkan pada malam hari maka akan tampak bulan dan bintang. Tahukah kamu bahwa kejadian-kejadian di bumi seperti pasang surut air laut, hujan, angin, dan kebakaran hutan dapat memengaruhi bentuk permukaan bumi? pada bab ini kamu akan mempelajari keberadaan bumi dan benda langit. kamu akan mengetahui pengaruh benda langit tersebut terhadap bumi.

Daftar isi

A. Perubahan Kenampakan Bumi

Daratan dan lingkungan merupakan permukaan bumi yang dapat berubah. Perubahan kenampakan bumi ada yang disebabkan peristiwa alam dan ada yang karena tindakan manusia. Perubahan ini ada yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan. Contoh penyebab perubahan kenampakan permukaan bumi adalah pengaruh pasang surut air laut dan kebakaran hutan.

1. Pengaruh Pasang Surut Air Laut

Apakah di daerahmu terdapat pantai? Pernahkah kamu pergi ke sana? Apa sajakah yang dapat kamu amati di pantai? Jika kamu amati dengan
saksama, maka dua kali sehari air laut pasang dan dua kali sehari surut. Jadi, pasang dan surut adalah peristiwa naik dan turunnya permukaan air laut. Penyebab utama peristiwa pasang dan surut adalah gaya gravitasi bulan pada bumi. Walaupun gaya gravitasi matahari juga memengaruhi, namun pengaruhnya tidak begitu besar karena jaraknya lebih jauh daripada jarak bulan dengan bumi. Peristiwa pasang dan surut dapat dimanfaatkan oleh manusia. Contoh keuntungan adanya peristiwa pasang surut adalah sebagai sarana berlabuh dan berlayar kapal pada dermaga yang agak dangkal. Untuk bahan membuat garam. Saat terjadi pasang, air laut mengisi petakpetak tempat pembuatan garam. Setelah surut, air laut yang mengandung garam tertinggal dalam petak-petak tersebut. Untuk lahan persawahan pasang surut. Di persawahan tersebut digali saluran untuk menampung air laut sewaktu terjadi pasang. Hal ini bertujuan agar air laut tidak menggenangi persawahan. Negara kita telah memanfaatkan persawahan pasang surut. Tahukah kamu, di manakah tempat tersebut berada? Untuk pembangkit listrik tenaga pasang surut. Beda ketinggian antara pasang dan surut menghasilkan energi potensial yang dapat diubah menjadi energi untuk menggerakkan generator.
Image:pasang surut.JPG

2. Pengaruh Kebakaran Hutan

Hutan menyediakan banyak kebutuhan manusia. Misalnya, sebagai sumber air, sumber bahan bangunan, dan sumber pangan. Kebakaran adalah salah satu bencana yang terjadi karena adanya kobaran api di suatu tempat. Bencana ini dapat berakibat musnahnya harta benda dan lingkungan sekitarnya.
Image:hutan ebakar rugi.JPG
Pada musim kemarau panjang, banyak pohon yang meranggas. Ranting dan daunnya yang kering banyak yang berguguran di tanah. Jika hal ini terjadi di suatu hutan, maka panas matahari yang terik dapat menyebabkan kebakaran. Kebakaran hutan juga dapat disebabkan oleh manusia. Misalnya, ada orang yang membuang puntung rokok atau meninggalkan perapian yang masih menyala di hutan. Itulah sebabnya kamu dilarang meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala saat berkemah di hutan. Pembakaran hutan untuk lahan pertanian juga merupakan kebakaran yang disebabkan manusia. Jenis kebakaran ini banyak terjadi di Indonesia. Dapatkah kamu menyebutkan contohnya? Kebakaran hutan dapat memengaruhi bentuk daratan. Daratan yang pada mulanya menghijau karena ditumbuhi pepohonan akan menjadi hitam kelam karena bekas-bekas kebakaran. Perubahan ini juga dapat menyebabkan perubahan lingkungan (perubahan lingkungan akan kamu pelajari di bab IX).

B. Perubahan Kenampakan Langit

Selain bumi, di alam semesta terdapat benda-benda langit. Kenampakan langit yang umumnya dapat diamati dari bumi adalah bintang, matahari, dan bulan. Pernahkah kamu mengamati pemandangan langit saat malam cerah?

1. Kenampakan Bintang

Benda langit yang banyak terlihat jelas saat langit cerah di malam hari adalah bintang. Pernahkah kamu menemui saat langit bertaburan bintang. Kalau kamu perhatikan secara saksama, akan terlihat bintang-bintang tersebut nampak berkedipkedip. Mengapa bintang hanya terlihat pada malam hari? Apakah kalau siang datang bintang-bintang tidur? Sebenarnya, bintang bersinar setiap saat. Namun, karena letaknya sangat jauh, lebih jauh
daripada letak matahari, maka cahaya bintang pada siang hari kalah kuat dengan cahaya matahari. Oleh karena itu, bintang tidak terlihat di siang
hari. Bintang termasuk benda langit yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri. Di alam semesta terdapat banyak sekali kumpulan bintang (gugusan bintang). Gugusan bintang disebut galaksi. Setiap galaksi terdiri atas berjutajuta bintang. Kalau satu galaksi saja terdiri dari berjuta-juta bintang, dapatkah kamu bayangkan seberapa luasnya alam semesta ini?
Image:binntang.JPG

2. Kenampakan Matahari

Matahari termasuk salah satu contoh bintang karena dapat menghasilkan cahaya sendiri. Matahari merupakan bola gas yang sangat panas serta berukuran sangat besar. Matahari adalah bintang yang paling terang bila dilihat dari bumi. Hal ini disebabkan jaraknya paling dekat dengan bumi.
Setiap hari, kamu menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Tahukah kamu, kapan dan di mana matahari terbit? Dapatkah kamu mencatat waktu matahari terbit dan terbenam? Kita tidak boleh memandang matahari secara langsung. Mengapa? Karena akan merusak mata, bahkan dapat menimbulkan kebutaan. Negara kita termasuk negara tropis. Artinya, matahari terbit setiap hari. Matahari terbit dari arah timur dan terbenam di arah barat. Di Indonesia bagian timur, matahari akan terbit lebih dulu daripada di Indonesia bagian tengah dan Indonesia bagian barat. Demikian pula saat matahari terbenam.
Image:maaataaahaariii.JPG

3. Kenampakan Bulan

Saat langit cerah di malam hari (tidak hujan dan tidak berawan), ada benda langit yang tampak terang tetapi tidak seterang matahari. Benda langit tersebut adalah bulan. Pernahkah kamu melihat bulan purnama? Sebenarnya bulan tidak me-mancarkan cahaya sendiri, bulan hanya memantulkan
sebagian cahaya matahari yang diterimanya. Coba perhatikan bentuk bulan selama sebulan! Apakah bentuk bulan berbeda-beda selama sebulan. Dilihat dari bumi, bulan selalu berubah-ubah, bergantung pada kedudukan bulan ketika mengelilingi bumi. Perhatikan Gambar 8.7 berikut!

Image:buullana.JPG

Image:kenampakkan.JPG

a. Pada kedudukan 1,

bulan terletak di antara matahari dan bumi. Akibatnya, permukaan bulan yang mendapat sinar matahari membelakangi bumi. Sehingga kita tidak dapat melihat Bulan. Kedudukan ini disebut bulan baru atau bulan muda.

b. Pada kedudukan 2,

separuh bagian bulan yang menghadap bumi kira-kira hanya seperempatnya yang terkena sinar matahari. Akibatnya, kita melihat bulan sabit.

c. Pada kedudukan 3,

bulan bergeser hingga kedudukannya terhadap matahari dan bumi membentuk sudut 90°. Dari separuh bagian bulan yang menghadap Bumi, hanya seperempat bagian bulan yang terkena sinar matahari. Sehingga bentuk bulan yang terlihat adalah setengah lingkaran. Kedudukan ini disebut bulan separuh.

d. Pada kedudukan 4,

dari separuh bagian bulan yang menghadap bumi kira-kira tiga perempatnya terkena sinar matahari. Akibatnya, kita melihat bulan cembung.

e. Pada kedudukan 5,

separuh permukaan bulan memantulkan cahaya matahari ke bumi. Akibatnya, kita melihat bulan purnama yang terjadi pada hari ke-14 atau ke-15 setiap bulan dari tahun komariah.

Bulan sebenarnya tidak mengalami perubahan bentuk. Bentuk bulan tetap bulat. Bulan tampak berubah bentuk karena bulan mengelilingi bumi.
Akibatnya, bagian bulan yang memperoleh cahaya matahari menjadi berubah-ubah pula. Karena kamu hanya dapat melihat bagian bulan yang terkena cahaya matahari, maka bentuk bulan terlihat selalu berubah-ubah.

Image:rhs posisi.JPG

Image:tokohh.JPG




Beri Penilaian

Rating : 4.2/5 (137 votes cast)


Peralatan pribadi