Menulis Resensi Buku Pengetahuan Berdasarkan Format Baku 12.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Menulis Resensi Buku Pengetahuan Berdasarkan Format Baku
Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda resentie atau bahasa Latin recensio yang berarti memeriksa kembali. Resensi berisi ulasan, tanggapan, penilaian, dan apresiasi seseorang terhadap sebuah buku. Resensi disebut juga timbangan buku.
Berikut ini contoh sebuah resensi buku, perhatikan baik-baik isi dan sistematikanya.


Maukah Kamu Jadi Murid diZaman Victoria?:
Pelajaran yang Asyik untuk Diketahui!

Judul asli : You Wouldn’t want To Be a Victorian Schoolchild!:
Lessons you’d rather not learn
Penulis : John Malam
Llustrator : David Antram
Penerjemah : Nike Sinta Karina
Terbit : Jakarta , Erlangga for kids, 2003, 32 hal
ISBN 979-781-813-6
Harga : Rp 16.000,00
Jenis : buku nonfiksi anak – anak bergambar

Saya cenderung lebih tertarik pada fiksi, tapi suatu hari tiba-tiba malah menjangkau b uku ini karena penasaran dengan judulnya ditambah sampulnya yang menampilkan dua anak zaman Viktoria yang sedang dihukum. Dulu waktu remaja, saya pernah dipinjami buku-buku seri Horrible Histories karya Teary Deary, Buku-buku itu bisa menyajikan sisi dari sejarah dengan menarik karena p enulis menaburinya dengan detil –detil mengejutkan (bagi anak-anak). Nah,buku "Maukah Kamu Jadi Murid diZaman Viktoria?" serupa dalam hal ini.
Bagaimana seandainya kamu( pembaca) adalah murid di zaman Viktoria? Buku ini menceritakan apa yang akan kamu alami sehari-hari. Dimulai dari sebelum berangkat sekolah, kemudian bel masuk pukul 9, pencatatan kehadiran, dilanjutkan dengan pelajaran-pelajara. Anda juga bagian mengenai apa yang dilakukan saat istirahat siang, apa hadiah kalau berprestasi, apa hukuman kalau nakal.Terakhir diceritakan apa yang terjadi jika ada penilik sekolah datang,dan bagaimana rekreasi atau pesta sekolah
pada akhir tahun sekolah.
Bagian asyiknya adalah membandingkan pengalaman kamu( sebagai pembaca) di zaman tersebut dengan yang dialami di kehidupan sebenarnya di zaman sekarang. Misalnya di zaman itu ada pemeriksaan kutu sebelum pelajaran dimulai, pemisahan kelas anak laki-laki dan perempuan, serta pelajaran dasar adalah menulis, membaca, dan menghitung. Diberitahukan juga apa permainan yang dulu umum dimainkan, dan yang tidak berubah dari dahulu sampai sekarang adalah adanya anak – anak nakal yang mengganggu anak lain. Llustrasi yang rata-rata mengisi lebih 5 0% halaman buku juga tak kalah menarik. Pembaca akan asyik mengamati gambar-gambar peralatan kelas yang jauh berbeda dengan zaman sekarang, gaya berpakaian orang – orangnya, dan banyaknya adegan – adegan lucu, seperti anak yang tak sengaja menumpahkan tinta. O h ya, sebagian teksnya juga lucu, missal pada sidebar di halaman 18, Pengetahuan Umum." Pada pelajaran ini, kamu belajar tentang hal-hal yang tak begitu penting. Misalnya, suara bebek tidak bergema dan bintang laut tidak punya otak."
Kalau di perhatikan, judul asli dan sub judul asli buku ini berbentuk kalimat negatif. Biasanya anak-anak, kadang orang dewasa juga kalau diberitahu sesuatu tidak bagus atau jangan dilakukan, malah ingin tahu. Entah mengapa terjemahannya berubah menjadi kalimat berbentuk positif.Untung, sam menariknya!.
Pada sampul depan ejaan yang dipakai adalah "Victoria",tapi di halaman judul serta halaman informasi penerbitan ( kolofon ) ejaan yang dipakai adalah " Viktoria" .Mana yang benar?
Terlepas dari kekurangan tadi, buku ini asyik dibolak-balik walau buat memandangi ilustrasinya saja. Tapi saya yakin pembaca kecil juga akan tertarik untuk membaca teksnya yang tak kalah seru. Buku-buku lain di seri " Maukah Kamu Jadi..." menceritakan kejadian sehari-hari orang biasa di suatu zaman sejarah, misalnya kehidupan seorang Viking, kehidupan seorang pekerja pembuat rel kereta api, dan lain-lain. Seandainya saja ada penulis dan illustrator Indonesia yang mau melakukan riset serta membuat buku macam ini tetapi yang lebih dekat dengan sejarah lndonesia.(diunggah oleh FIN pada 7 Mei 2007 08.38)


( Dikutip dari http :\\kebunrahasia.bIogspot.com, 31 Mei 2007 15.25)


Salah satu informasi penting yang dibutuhkan calon pembaca adalah garis besar isi buku. Untuk itu, resensi harus bisa memberikan gambaran tentang pokok-pokok persoalan yang dibahas. Jika perlu, dapat menvampaikan garis besar isi bab demi bab. Dengan demikian, calon pembaca sudah memiliki bayangan, informasi-informasi apa yang akan diberikan oleh buku yang akan dibacanya itu. Agar ringkasan atau garis besar mudah dipahami, gunakan bahasa secara komunikatif. Hindari kalin'-kalimat majemuk yang berpotensi menimbulkan ambiguitas.


Aktivitas Kelas

Bergabunglah dengan beberapa temanmu dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apakah judul buku yang diresens di atas? Membahas persoalan apakah buku tersebut?
2. Pokok-pokok persoalan apakah yang dibahas dalam buku tersebut?
3. Apakah kelebihan dan kekurangan buku tersebut?
4. Apakah manfaat yang diperoleh dengan membaca buku tersebut?
5. Apa yang direkomendasikan resensi tersebut kepada pembaca?
6. Apakah resensi itu sudah member informasi yang memadai dan berimbang?
7. ldentifikasilah format atau sistematika resens di atas. Sebutkan bagian – bagiannya secara urut dan lengkap.
.



Beri Penilaian

Rating : 4.1/5 (98 votes cast)


Peralatan pribadi