Menulis Cerpen Berdasarkan Kehidupan Orang Lain ( pelaku, peristiwa, latar ) 12.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

MENULIS
Menulis Cerpen Berdasarkan Kehidupan Orang Lain (pelaku,peristiwa, latar)

Salah satu jenis karya sastra yang cukup diminati kalangan remaja adalah cerpen. Dengan ceritanya yang pendek dan tidak terlalu kompleks,cerpen cocok dijadikan bacaan di waktu senggang Berawal dari kegemaran membaca, banyak pembaca yang kemudian tertarik untuk mencoba mengarang cerpen sendiri. Menulis cerpen ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Siapa pun orang mampu menyusun kalimat dengan baik, punya pengalaman hidup, dan mampu berimajinasi akan mampu mengarang cerpen. Yang penting, berani mencoba, tekun berlatih, dan tidak lekas putus asa.
Cerpen merupakan cerita yang bersifat khayalan dan kebenarannya hanya sebatas dalam imajinasi pengarang. Namun, biasanya, cerpen adalah refleksi kehidupan masyarakat. Cerita yang diangkat merupakan apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Secara umum, cerpen (short story) sama dengan prosa fiksi lainnya yang dibangun atas unsur ekstrinsik dan intrinsik. Dalam cerpen, juga terdapat unsur tema, tokoh, latar, sudut pandang pengarang, dan dialog. Meskipun demikian, ada sifat-sifat khusus cerpen yang membedakannya dengan prosa fiksi lainnya. Jika ingin belajar sungguh-sungguh menulis cerpen, kamu harus mengenali sifat-sifat khas tersebut sehingga cerita yang kamu tulis benar-benar menjadi sebuah cerpen.
Untuk mengetahui ciri-ciri atau karakteristik cerpen, berdiskusilah untuk menjawab pertanvaan-pertanyaan berikut:

1. Berdasarkan jumlah kata atau halaman, berapa kira-kira panjang sebuah cerita dapat dikategorikan sebagai cerpen?
2. Umumnya dalam sebuah cerpen terdapat berapa banyak tokoh?
3. Menurutmu peristiwa yang dialami tokoh dalam cerpen itu bersifat fakta atau fiktif? Apakah dalam cerpen ada kejadian-kejadian yang bersifat irasional/tidak masuk akal?
4. Bagaimanakah dengan kisah yang dialami tokoh, terjadi dalam kurun waktu yang panjang atau hanya berlangsung secara singkat?
5. Bagaimana dengan ruang atau tempat kejadiannya, apakah di banyak tempat atau hanya di satu dua tempat saja?
6. Bagaimana alur ceritanya, tunggal atau bercabang-cabang ? berapa kali terjadi klimaks dalam sebuah cerpen?
Dari jawaban-jawaban di atas, simpulkan batasan serta ciri-ciri sebuah cerpen.
Pengarang yang kreatif tidak akan kebingungan mencari ide cerita, karena setiap orang punya pengalaman hidup. Pengalaman adalah sumber inspirasi yang terus terbarui dan tidak akan pernah habis digali. Tergantung bagaimana seseorang menggunakan perspektifnya dalam memandang dan memaknainya. Pengalaman akan suatu peristiwa kecil, sepele, dan singkat dapat memberi inspirasi untuk lahirnya ide cerita asalkan kita mampu menyelami dan menemukan nilai-nilai yang tersembunyi di balik peristiwa.

Pengalamant idak selalu datang dari kejadian yang dialami diri sendiri, tetapi juga bisa berasal dari kehidupan orang lain. Pengalaman dari orang lain itu bisa diperoleh secara langsung dari narasumbernya. Hal itu terjadi saat kita mendengarkan seseorang membagi pengalaman hidupnya Pengalaman itu juga dapat diperoleh secara tidak langsung melalui tulisan atau penuturan pihak ketiga.




Beri Penilaian

Rating : 4.2/5 (121 votes cast)


Peralatan pribadi