Berita:KENAIKAN PANGKAT Ditemukan, Angka Kredit Puluhan Guru Tak Sesuai Prosedur
Dari Crayonpedia
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Arifin Nasir, yang menduga cap, tanda tangan dan kop surat penetapan angka kredit tidak asli. Untuk itu, pihak Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) perlu melakukan klarifikasi.
"Setelah kami pelajari, kami menduga ada puluhan guru yang penetapan angka kreditnya salah, tidak sesuai dengan prosedur," kata Arifin di Riau.
Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, kata dia, menerima tembusan sejumlah 13 lembar penetapan angka kredit yang ditandatangani oleh Sekretaris Ditjen PMPTK Kementerian Pendidikan atas nama Suherita dan beberapa rekannya yang bekerja sebagai guru di Tanjungpinang.
Dalam surat tersebut terdapat tanda tangan dan cap yang jauh berbeda dengan tanda tangan aslinya. Selain itu, kop surat juga tidak memiliki lambang "Tut Wuri Handayani".
Sehubungan dengan temuan kejanggalan tersebut, Dinas Pendidikan Kepulauan Riau telah melayangkan surat Nomor 897.4/1753/Disdik/5.1/2009 kepada Ditjen PMPTK, namun hingga sekarang belum dibalas. Meski demikian, kata dia, pihak Ditjen PMPTK secara diam-diam telah membentuk tim untuk menindaklanjuti laporan Dinas Pendidikan Kepulauan Riau.
"Jumlah guru yang terlibat dalam permasalahan ini belum dapat kami pastikan, tapi kabarnya mencapai puluhan orang," katanya.
Dia mengatakan, permasalahan tersebut di luar kewenangan Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, karena berhubungan langsung dengan Ditjen PMPTK. Namun Dinas Pendidikan Kepulauan Riau merasa perlu mengetahui permasalahan tersebut karena berada di wilayahnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Ahadi mengaku tidak mengetahui permasalahan tersebut. "Saya belum mendapatkan surat penetapan angka kredit guru," katanya.
Sumber : Kompas.com, Senin, 22 Februari 2010

BlogMarks
del.icio.us
digg
Facebook
smarking
Spurl
Twitter
Wists