Berita:Bisa, Belajar di Sekolah yang Nyaris Roboh Ini
Dari Crayonpedia
"Bila ada angin kencang dan hujan deras, murid-murid terpaksa kami liburkan karena khawatir mereka tertimpa bangunan," kata Kepala SD Negeri Tanjung Pasir II, Jakfar Sidik, di Tangerang, Selasa (2/3/2010).
Menurutnya, bagian atap ruang kelas sudah tidak memiliki plafon karena hancur beberapa tahun lalu. Demikian pula kondisi tiang penyangga bangunan bagian dalam yang kini reot dimakan usia.
Bangunan sekolah yang terletak di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluk Naga itu kondisinya sangat memprihatinkan. Sekolah yang dibangun pada 1982 ini hanya terdiri dari tiga ruang kelas.
Murid-murid pun terpaksa belajar dengan cara bergilir pagi dan siang. Parahnya, ketiga ruang kelas itu pun rusak parah. Kusen-kusennya telah lapuk, termasuk jendela dan pintu terbuat dari kayu yang dimakan rayap.
Pihak sekolah dan majelis guru sudah beberapa kali melaporkan masalah tersebut ke pimpinan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Teluk Naga dan Kabupaten Tangerang, tapi tidak ditanggapi serius. Demikian pula para orang tua murid, yang sudah memberikan kabar tentang kondisi sekolah kepada anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari daerah pemilihan Teluk Naga. Mereka meminta agar dilakukan perbaikan, namun itu pun tidak mendapat perhatian.
Bahkan, Kepala Desa Tanjung Pasir, Gunawan H. Mahdi, juga pernah melaporkan kepada camat setempat menyangkut kondisi sekolah ini. Sama halnya dengan yang lain, laporannya itu juga belum ditindaklanjuti oleh Pemkab setempat.
Pada musim hujan seperti saat ini, kegiatan belajar mengajar lebih banyak diliburkan. Murid-murid hanya menunggu di rumah masing-masing. Sementara itu, para orang tua murid tak dapat berbuat banyak tentang kondisi sekolah, karena mayoritas adalah petani dan nelayan dengan kondisi keuangan yang pas-pasan.
Sumber : Kompas.com, Selasa 2 Maret 2010

BlogMarks
del.icio.us
digg
Facebook
smarking
Spurl
Twitter
Wists