Bahan Penyusun Benda Dan Sifatnya 5.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari
Di rumahmu tentu terdapat kursi, meja, televisi, lemari, dan barang-barang lainnya sepeti telihat pada gambar di awal bab. Alat-alat tersebut tentunya tersusun dari bahan yang berbeda-beda. Kursi yang ada di ruang tamu tersusun dari bahan kayu, kain, dan busa. Televisi tersusun dari bahan-bahan alumunium, besi, kaca, dan plastik. Pada bab ini kita akan mempelajari beberapa jenis bahan dan sifatnya.

Daftar isi

A. Sifat-Sifat Bahan dan Penyusunnya

Kursi, meja, televisi, dan barang-barang lain yang ada di rumahmu tersusun dari bahan-bahan yang berbeda. Kayu, plastik, kain, dan kaca merupakan beberapa bahan penyusun perabot rumah tangga yang ada di rumahmu. Setiap bahan tersebut memiliki sifat-sifat tertentu, berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Untuk mengetahui beberapa jenis bahan berdasarkan struktur penyusunnya, perhatikanlah penjelasan berikut ini!

1. Jenis Bahan Berdasarkan Struktur Penyusunnya

Kamu tentu pernah mengikuti kegitan perkemahan yang diadakan oleh sekolahmu. Pada saat mendirikan tenda tentu kamu memerlukan tali agar tenda tersebut dapat berdiri tegak. Dalam kegitan pramuka, tali juga dapat dimanfaatkan untuk membuat tandu dengan bantuan dua buah tongkat. Selain itu, tali juga banyak digunakan untuk orang yang memanjat atau turun dari tebing.

Image:tebing.jpg
Image:tebing.jpg

Bahan-bahan yang menyusun tali adalah serat. Serat merupakan bagian dasar dari tali dan bentuknya berupa untaian yang tidak dapat dipisah lagi. Contohnya adalah senar, nilon, dan ijuk. Senar merupakan serat yang berasal dari plastik, contohnya senar untuk bermain layang-layang dan senar untuk memancing. Nilon merupakan serat buatan sedangkan ijuk adalah serat yang berasal dari pangkal pelepah pohon enau.


Gabungan dari beberapa serat akan membentuk benang. Contohnya benang jahit dan benang kasur. Benang jahit dan benang kasur tersusun dari serat kapas. Tali merupakan gabungan dari beberpa benang yang menjadi satu. Contohnya tali tambang dan tambang plastik.

Image:tali.jpg
Image:tali.jpg

Tali yang tersusun dari serat dan benang memiliki sifat lentur dan kuat. Karena sifatnya itu, tali mudah dililitkan dan dibuat menjadi simpul. Selain bersifat lentur tali juga sangat kuat sehingga dapat digunakan untuk menarik benda, seperti pada saat mobil atau truk mogok. Karpet, korden, sajadah, baju, dan celana merupakan benda-benda yang disusun oleh kumpulan-kumpulan tali, yaitu benang. Baju dan celana yang kita pakai berasal dari kain yang juga tersusun dari kumpulan benang. Benda-benda lain, seperti kursi, meja, jendela, lemari, dan lain-lain juga tersusun atas benda yang berbeda-beda jenisnya.

2. Penggunaan Bahan Berdasarkan Struktur Penyusunnya

Bahan yang menyusun suatu benda mempengaruhi kegunaan benda tersebut. Bambu dapat digunakan untuk membuat pagar dan kursi atau jika dianyam dapat dibuat bilik. Rotan dapat digunakan untuk bahan pembuatan kursi. Namun demikian, tidak semua kursi terbuat dari kayu, bambu, ataupun rotan. Plastik juga dapat digunakan untuk membuat kursi dan benda-benda lainnya. Bahan penyusun benda ini tentu mempengaruhi kegunaannya. Kursi yang terbuat dari kayu atau rotan memiliki sifat yang berbeda dengan kursi yang terbuat dari plastik.

B. Hubungan Antara Jenis Bahan dan Kekuatannya

Pada bagian sebelumnya telah dibahas bahwa bahan-bahan yang menyusun suatu benda mempengaruhi sifat benda tersebut. Salah satu sifat jenis bahan yang menyusun suatu benda adalah kekuatannya.

1. Berbagai bahan dengan kekuatan yang dimilikinya

Benda-benda yang ada di sekeliling kita biasanya tersusun atas bahanbahan yang berupa kayu, plastik, karet, bambu, kaca, batu, kain, dan benang. Susunan bahan-bahan tersebut akan memengaruhi kekuatan dari benda. Benda yang tersusun dari plastik tentu memiliki kekuatan yang berbeda dengan benda yang tersusun dari kayu atau batu. Masing-masing bahan penyusun benda tersebut memiliki sifat dan ciri tersendiri. Penggunaan bahan-bahan tersebut juga akan disesuaikan dengan kegunaan bendanya. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai bahan-bahan penyusun benda beserta sifatnya, perhatikan uraian berikut ini.

a. Kayu

Kayu memiliki sifat tidak menghantarkan panas. Oleh karena itu perabot dapur yang biasanya digunakan oleh ibu di rumah banyak menggunakan kayu sebagai gagangnya. Pisau, sendok sayur, dan masih banyak perabot dapur lainnya yang menggunakan kayu.

Image:kayu.jpg
Image:kayu.jpg

Sifat kayu lainnya adalah mudah dibentuk dan dihaluskan. Hal inilah yang menjadikan kayu banyak digunakan untuk membuat perabot rumah tangga lainnya seperti kursi, meja, lemari, dan pintu. Kekuatan kayu dipengaruhi oleh jenis dan umur pohon. Pohon yang umurnya lebih tua tentunya memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan pohon yang umurnya lebih muda.

Kayu yang berasal dari pohon mahoni, pohon jati, dan pohon kamper merupakan jenis kayu yang banyak digunakan untuk pembuatan perabot rumah tangga, seperti kursi, meja, dan lemari. Pohon-pohon tersebut memiliki ukuran yang cukup besar dan tinggi sehingga mudah diolah.

b. Plastik

Image:plastik.jpg

Pulpen, tempat pensil, tempat sampah, dan botol minuman merupakan benda-benda yang tersusun atas plastik. Bahan baku plastik berasal dari hasil olahan minyak bumi. Plastik memiliki sifat ringan, tahan air, lentur, tidak menghantarkan listrik, dan mudah dibentuk. Walaupun kekuatannya tidak sebaik kayu, plastik memiliki kelebihan dapat diproduksi dalam jumlah banyak dan harganya pun murah.


c. Karet

Image:karet.jpg

Karet merupakan bahan yang banyak digunkan untuk pembuatan ban kendaraan bermotor. Selain itu, sendal, alas sepatu, bola basket, dan bola voly juga menggunakan karet sebagai bahan penyusunnya. Karet berasal dari olahan getah pohon karet yang diambil dengan cara disadap bagian batangnya. Karet memiliki sifat lentur, kenyal, tidak menghantarkan listrik dan panas, kuat, dan mudah dibentuk. Sifat lentur, kuat atau tahan lama, serta mudah dibentuk menjadi bahan-bahan lain membuat karet banyak digunakan untuk berbagai benda.


d. Bambu

Bambu biasanya dimanfaatkan dalam pembuatan pagar, tangga, kerajinan, kandang burung, alat musik, dan lain-lain. Bambu berasal dari pohon bambu yang banyak sekali tumbuh di hutan Indonesia. Beberapa perabotan dapur juga terbuat dari bambu.

Bambu memiliki sifat lentur, kuat, dan berserat halus sehingga banyak juga digunakan untuk membuat kerajinan beruapa anyaman. Tasikmalaya merupakan daerah di Indonesia yang sangat terkenal dengan kerajinan anyaman dari bambu.

e. Kaca

Image:kaca.jpg

Di rumah tentu terdapat jendela yang memiliki kaca. Kaca juga kamu gunakan ketika becermin. Kaca merupakan hasil olahan dari tambang pasir kaca. Cara pengolahannya adalah dengan cara memanaskan pasir kaca hingga meleleh. Hasil lelehan ini kemudian dibentuk sesuai dengan keperluan. Kaca memiliki sifat tembus pandang, mudah dibentuk, mudah pecah, dan warnanya bening. Walaupun memiliki kaca memiliki sifat mudah pecah jika terkena benturan, kaca banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk cermin, kaca juga digunakan pada meja, kaca mata, dan kaca mobil.


f. Batu

Image:batu.jpg
Batu biasanya digunakan sebagai salah satu bahan bangunan. Namun demikian. Seiring dengan teknologi yang semakin maju batu kini juga digunakan sebagai hiasan dinding, perabot dapur, lantai, dan masih banyak yang lainnya. Di antara sifat-sifat yang dimiliki batu adalah keras, kuat, dan tahan panas


g. Benang

Baju yang kita gunakan sehari-hari merupakan salah satu benda yang dibuat dari anyaman benang menjadi kain. Kain yang dihasilkan nantinya digunakan untuk membuat pakaian seperti yang kita kenakan sehari-hari. Benang diperoleh dari kapas, wol, ataupun sutra. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah menggunakan mesin pemintal hingga dihasilkan benang. Masing-masing kain yang dihasilkan dari benang tentunya berbeda satu dan yang lainnya. Hal ini sesuai dengan serat yang digunakan oleh benang tersebut apakah terbuat dari wol, nilon, ataupun kapas. Benang memiliki sifat halus, licin, dan mampu menyerap keringat.

2. Membandingkan Kekuatan Beberapa Jenis Benang

Kekuatan suatu bahan sangat bergantung pada jenis bahan yang menyusunnya. Sebagai contohnya adalah benang. Benang ada yang dibuat dari serat wol, ada pula yang dibuat dari serat nilon dan kapas. Masing-masing benang yang dihasilkan dari ketiga jenis bahan tersebut tentunya memiliki kekuatan yang berbeda-beda satu dan lainnya. Agar lebih jelas mengenai pengaruh jenis bahan penyusun suatu benda dengan kekuatannya, lakukanlah kegiatan berikut ini!

C. Hubungan Antara Jenis Bahan Penyusun Benda dengan Sifatnya

Benda yang memiliki bahan penyusun yang berbeda tentu akan memiliki sifat yang berbeda pula. Sifat benda tersebut meliputi kekuatan, kelenturan, tahan panas, penghantar listrik, dan lain-lain. Pada kegiatan sebelumnya kamu telah menunjukkan adanya perbedaan kekuatan antara benang yang terbuat dari bahan nilon, wol, dan kapas. Benang yang terbuat dari serat nilon memiliki kekuatan yang lebih baik dibandingkan benang yang terbuat dari serat wol ataupun kapas. Hal ini menunjukkan bahwa sifat suatu benda sangat dipengaruhi oleh jenis bahan yang menyusun benda tersebut.

Beri Penilaian

Rating : 4.0/5 (124 votes cast)


Peralatan pribadi