BAB 1. PERISTIWA

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

Peristiwa

A Mendengarkan Berita

Tujuan pembelajaran:
Setelah mempelajari materi pada subbab ini, kamu diharapkan dapat menentukan inti suatu berita dan menanggapinya.


Kamu pasti sering mendengarkan berita, baik di radio, melalui orang lain ataupun di televisi. Berita adalah informasi tentang suatu hal yang telah terjadi. Apa saja yang dapat dijadikan berita? Isi berita dapat bermacam-macam karena segala hal dapat dijadikan sebagai sumber berita.

  • Menentukan Inti Berita

Simaklah berita berikut!

                                                    Pasar Gede Kendal Hangus
                                         Kebakaran Diduga Karena Trafo Meledak

Puluhan pedagang mulai berjualan dengan dasaran seadanya di halaman eks kantor Kawedanan Boja. Di sisi lain, muncul penjual dan pengepul besi rongsok dari sisa-sisa kebakaran Pasar Gede Boja. Polisi masih berjaga-jaga dan belum mengambil tindakan pengamanan aset. Sampai kemarin belum diketahui asal api, namun hasil analisis awal dari
trafo listrik yang meledak dan minyak pendingin muncrat bersama api ke bangunan. Trafo itu berada di tiang listrik sisi selatan.
Pengepul besi rongsokan langsung ke lokasi sekitar pasar untuk memudahkan para pedagang (pemilik kios) agar tidak terbebani ongkos angkut. Jenis pipa besi Rp1.800,00 per kg, seng bekas Rp600,00 per kg dan untuk aluminium Rp12.000,00 per kg. Sampai kemarin sudah puluhan kuintal besi rongsok yang diangkut truk menuju ke arah Kendal dan Semarang. Sejak Jumat (1/6) hingga Sabtu (2/6), pemanfaatan halaman eks kantor kawedanan sudah terlihat. Di sana-sini muncul dasaran pedagang sayuran dan kebutuhan sehari-hari. Beberapa pedagang mengaku berjualan dengan modal seadanya, bahkan ada yang ngutang dulu dan dibayar setelah dagangan laku.

Kepada UPTD Pasar Boja, Siswoyo, S.H. menjelaskan, pendapatan retribusi pasar cukup tinggi. Bulan Januari Rp36,9 juta, Februari Rp30,4 juta, Maret Rp32,5 juta, dan April Rp34,99 juta. Mei sampai tanggal 30 diperkirakan Rp36 juta.
”Karena ada musibah dan suasana kantor kacau, belum bisa diketahui pendapatan retribusi bulan Mei, kita masih mencari buku catatannya. Yang jelas, semua uang sudah disetorkan ke Dinas Pengelola Pasar. Uang retribusi tetap aman,” ujarnya. Kepala Dinas Pengelola Pasar Kendal, Drs. M. Syukron Samsul Hadi, M.Si. menjelaskan, hasil penghitungan Tim Penanggulangan Pasar Boja pasca musibah kebakaran tercatat 87 kios dan 22 los terbakar, terutama di blok A dan B. Data pedagang pemilik kios 87 orang, untuk los 440 orang. Juga ada pedagang mandiri atau pedagang lesehan 673 orang.

Sumber: Kedaulatan Rakyat, Minggu 3 Juni 2007

Untuk dapat mengetahui pokok-pokok berita dengan mudah, perhatikanlah beberapa hal berikut ini.

  1. Pokok berita atau berita utama biasanya disampaikan di awal pembacaan berita.
  2. Pahamilah peristiwa yang terjadi, sebab peristiwa, tempat peristiwa, dan siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
  3. Apa akibat dari peristiwa tersebut karena akan menjelaskan pokok berita.
  4. Pendapat seseorang atau seorang ahli biasanya juga menjelaskan pokok berita.

Latihan 1.1
Dari berita yang berjudul ”Pasar Gede Kendal Hangus, Kebakaran Diduga Karena Trafo Meledak”, tulislah pokok-pokok beritanya!

  • Memahami Isi Berita dan Memberi Tanggapan

Bacalah dan pahamilah berita berikut ini!

Akibat luapan Lumpur Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo Jawa Timur, Minggu (1/4), sejumlah perjalanan kereta api (KA) dari arah Banyuwangi menuju Surabaya terganggu. Keterlambatan KA tersebut karena harus berjalan merambat untuk menghindari kecelakaan.
Humas PT Kereta Api Daops XI Eko Sumanto mengatakan, "Keterlambatan tidak bisa dihindari karena kondisi alam sehingga sejumlah perjalanan KA harus bergantian saat melewati jalur sekitar lokasi luapan
lumpur Lapindo."
Seperti kedatangan KA Mutiara Timur dari Surabaya, terpaksa terlambat sekitar dua jam. Seharusnya datang sekitar pukul 12.35 WIB, tetapi baru tiba di Jember 15.10 WIB. Ketika rangkaian KA sampai di sekitar lumpur Lapindo, harus berjalan merambat dengan kecepatan 5 km/jam serta mendapat pengawalan khusus. Untuk itu, pihak Daops IX Jember akan terus memantau perkembangan lumpur Lapindo. Bahkan kalau kondisi tidak memungkinkan, perjalanan KA Jember - Surabaya akan memutar lewat Malang. Selain merendam jalur KA yang melintasi wilayah Porong Sidoarjo, luapan lumpur Lapindo Brantas juga merendam Jalan Raya Porong. Bahkan pada Jumat malam lalu Jalan Raya Porong terpaksa ditutup karena lumpur telah menggenangi sebagian rel KA dan jalan raya tersebut. Air lumpur sudah menggenangi Jalan Raya Porong sisi timur dan rel KA di lokasi tersebut. Akibatnya, lalu lintas ke arah selatan (Sidoarjo ke Malang) untuk sementara ditutup, sebaliknya yang dari selatan ke utara (Malang - Surabaya) tetap normal.
Dengan penutupan Jalan Raya Porong, membuat arus lalu lintas ke arah timur Jatim seperti Malang, Pasuruan, Probolinggo, Banyuwangi, dan daerah-daerah lainnya dialihkan melalui Krian - Magersari - Pandaan.
Demikian pula arus lalu lintas dari arah sebaliknya. Gubernur Jatim Imam Utomo mendesak Timnas Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (PSLS) untuk segera menyelesaikan aliran lumpur yang mengalir ke arah Jalan Raya Porong karena merupakan urat selatan dan timur Jatim. Upaya penanggulangan agar air lumpur tidak menggenangi rel dan Jalan Raya Porong terus dikebut oleh Timnas PSLP. Dua eskavator dikerahkan untuk membuat tanggul di sepanjang rel KA yang ditenggelamkan lumpur.
"Upaya penanggulangan terus dikebut. Konsentrasi penanggulangan di dua tempat, yakni di pusat semburan dan di jalan," kata juru bicara Timnas PSLS Rudi Novrianto. Langkah itu ditempuh karena dikhawatirkan tanggul di pusat semburan ikut jebol. Untuk itu, pihaknya berupaya mencegah lumpur semakin jauh dari rel KA. Namun, upaya penanggulangan ini mendapat penolakan keras dari warga Siring sehingga pengerahan truk ke lokasi untuk menurunkan pasir pun terganggu. Warga Siring mendesak uang ganti rugi segera dicairkan.
Dari Jakarta diperoleh informasi, Departemen Perhubungan (Dephub) memastikan dana relokasi jalur rel KA di Porong berasal dari APBN tidak ada alokasi dana untuk itu, termasuk dalam APBN perubahan. "Tidak ada alokasinya kalau tahun ini, termasuk APBN Perubahan," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.
Hatta menjelaskan, fokus kegiatan untuk relokasi KA Porong yang terancam tenggelam akibat lumpur panas Lapindo itu, tahun ini adalah persiapan teknis yang antara lain berhubungan dengan pembebasan lahan dan sebagainya, "Jadi, cukuplah satu tahun ini, termasuk saya kira jalur ini masih bisa kuat dioperasikan," kata Hatta sembari menyebutkan, anggaran yang dipersiapkan sekitar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar.
Sumber: Kedaulatan Rakyat, Senin Wage 2 April 2007.

Tugas 1.1

  1. Saksikan berita sore di televisi, simaklah berita tersebut!
  2. Tulislah berita tersebut pada selembar kertas!

B Menceritakan Pengalaman

Tujuan pembelajaran:
Setelah mempelajari materi pada subbab ini, kamu diharapkan dapat menceritakan pengalamanmu sendiri.

Setiap orang tentu mempunyai pengalaman, pengalaman itu mungkin pengalaman yang menggembirakan, menyedihkan, menggelikan, atau menakutkan. Pengalaman adalah guru yang terbaik dan kita dapat belajar dari pengalaman. Pengalaman adalah segala sesuatu yang kamu lihat, amati, teliti, dengar, dan sebagainya. Coba, kamu ceritakan pengalamanmu yang mengesankan!

  • Memilih Pengalaman yang Berkesan

Bagaimanakah cara membuat orang lain terkesan dengan cerita pengalamanmu?
a. Ingat-ingatlah pengalamanmu yang menurutmu menarik dan tidak terlupakan,
misalnya:

  1. Pengalaman menggelikan, Pada waktu peringatan hari Kartini di sekolah, ada seorang teman yang
    kondenya terlepas dan menggelinding. Teman tersebut kemudian mengejar
    kondenya sambil menaikkan kain jaritnya.
  2. Pengalaman konyol, Saat kamu berulang tahun, pamanmu memberikan hadiah berupa satu buah
    cabe yang dimasukkan dalam kardus besar dan dibungkus dengan rapi.
  3. Pengalaman menyenangkan
    Ketika ulangan bahasa Indonesia, kamu merasa tidak bisa
    mengerjakan soal-soal yang diberikan, tetapi ketika hasil ulangan
    dibagikan kamu mendapat nilai bagus.

b. Memilih salah satu pengalaman yang menurutmu sangat menarik.
c. Kembangkanlah pengalamanmu menjadi cerita yang sangat menarik.'

Latihan 1.3

  1. Pilihlah pengalamanmu yang menurutmu menarik! Kemudian tulislah pada selembar kertas!
  2. Buatlah kerangka karangan terlebih dahulu!
  3. Kembangkan kerangka itu menjadi sebuah karangan dan bacalah di depan kelas!


  • Bercerita tentang Perasaan atau Ungkapan Hati

Ketika menceritakan pengalaman, kita dituntut untuk mengungkapkan perasaan hati saat mengalami kejadian itu. Waktu bercerita, kamu dapat menggunakan kata yang menguatkan pengalaman itu, misalnya sungguh luar biasa, sungguh mengasyikkan, memang tiada duanya. Lengkapilah kolom berikut dengan kata-kata yang sering kamu gunakan untuk
mengungkapkan perasaan hatimu!

No.
Perasaan
Kata yang sering kamu gunakan
1.
riang

2.
sedih

3.
rindu

4.
cinta

5.
terharu

6.
iba

7.
malas

8.
kaget

9.
terpesona

10.
marah

Kegiatan 1.1
Cobalah kamu perhatikan kalimat temanmu! Perasaan apa yang mereka ungkapkan? Catatlah dalam buku kegiatanmu!


  • Mempersiapkan Pokok Pengalaman atau Isi Pembicaraan

Untuk menceritakan pengalaman, kita harus ingat betul urutannya, kalau perlu kita dapat menulisnya terlebih dahulu supaya tidak ada satu bagian cerita yang terlupakan. Terlebih jika bagian itu bagian yang paling mengesankan. Hal-hal yang harus ada:

  1. bagian pembukaan atau kata pembuka,
  2. bagian isi atau pokok pembicaraan,
  3. bagian penutup.
  • Menceritakan Pengalaman di Depan Kelas

Setelah kamu mempersiapkan pengalaman yang akan kamu ceritakan, coba berlatih di depan cermin. Anggaplah bayangan kamu sebagai pendengar. Ingatlah secara urut bagian-bagian dari ceritamu, kemudian kembangkanlah pokok-pokok pembicaraan tersebut dengan kata-katamu sendiri!

Tugas 1.2

  1. Siapkan satu pengalamanmu yang mengesankan! Tulislah pada selembar kertas!
  2. Bacalah pengalamanmu yang telah kamu di depan kelas!


Situs Bahasa

Menggunakan partikel -lah, -kah secara tepat dan menggunakan bentuk kombinasi pe-an
Dalam berkomunikasi, tentu kamu pernah menanyakan sesuatu, menyampaikan sesuatu atau bahkan menyuruh orang lain, seperti teman, kakak, atau adik. Pernahkah kamu menyadari bahwa kalimat yang kamu sampaikan menggunakan partikel -lah, - kah.
Amatilah dan kenalilah partikel yang digunakan dalam kalimat di bawah ini!

  1. Akulah yang menggambar semua.
  2. Waktu itulah aku sedang tidak di rumah.
  3. Maju teruslah menuju ke rumah kepala kampung.

Dari contoh kalimat tersebut, partikel -lah dipakai untuk menegaskan bagian kalimat yang mendapat tekanan keras karena dipentingkan. Selain untuk menegaskan bagian kalimat, partikel -lah juga dipakai untuk menghaluskan permintaan dan menguatkan perintah. Untuk menghaluskan permintaan, contohnya,

  1. Pergilah cepat sebelum malam tiba!
  2. Lihatlah semua kebaikan yang dia lakukan!
  3. Apalah yang harus aku lakukan?

Untuk menguatkan perintah perhatikan contoh berikut!

  1. Pergilah cepat! Sebelum aku marah!
  2. Tangkaplah tikus itu sekarang juga!
  3. Carilah jarum itu sampai ketemu!

Partikel -kah dipakai dalam kalimat tanya untuk menegaskan bagian atau kelompok kata yang dipentingkan.
Contoh:

  • Dapatkah engkau datang besok?

   Jawab: dapat atau tidak dapat

  • Mungkinkah engkau datang lagi?

   Jawab: mungkin atau tidak mungkin.

  • Akukah yang dipersoalkan?

   Jawab: aku atau orang lain.

Setelah kamu mempelajari penggunaan partikel -lah, -kah dalam contoh tersebut, tentu kamu telah memahami penggunaan partikel -lah, -kah secara tepat.

Bentuk Kombinasi pe-an
Bentuk pe-, terdapat bentuk kombinasi (konfiks) pe-an, misalnya, penutupan, penanggulangan, pengerahan, pengawal. Konfiks pe-an berfungsi sebagai pembentuk kata benda.'

Tugas 1.3
Buatlah lima kalimat yang menggunakan partikel -lah dan -kah! Sebutkan fungsi partikel -lah dan -kah dalam kalimat tersebut!

C Menceritakan Kembali Cerita Anak

Tujuan pembelajaran:
Setelah mempelajari materi pada subbab ini, kamu diharapkan dapat menceritakan kembali pokok cerita yang menarik.

Cerita anak atau yang lebih dikenal dongeng biasanya dibuat untuk menghibur atau memberi manfaat. Dongeng berguna untuk mendidik anak-anak melalui pesan yang terkandung di dalamnya. Melalui tokoh dalam dongeng ditanamkan nilai yang baik dan bermanfaat. Dongeng pada zaman dahulu diceritakan dari mulut ke mulut.

  • Pokok Cerita yang Menarik dari Dongeng

Dongeng yang menarik biasanya akan dikenal banyak orang. Dongeng yang kita kenal ada yang berasal dari Nusantara, seperti Si Kancil, dan ada pula yang diterjemahkan dari bahasa asing. Dengan membaca dongeng, kamu juga dapat mengetahui kebudayaan yang terdapat dalam dongeng tersebut, misalnya tentang kebiasaan hidup sehari-hari yang diceritakan dalam kisah dongeng itu.
Tugas 1.4
Perhatikanlah hal-hal yang ada dalam cerita dongeng, kemudian isilah tabel berikut!

No.
Pokok Cerita/Unsur Dongeng
Benar
Salah
1.
Dongeng sangat disukai anak-anak.


2.
Dongeng menyampaikan pesan yang bermanfaat.


3.
Dongeng dimulai dengan kata pada suatu hari, konon,
pada zaman dahulu.


4.
Dongeng dapat berupa cerita binatang, tanaman, dan
manusia.


5.
Cerita tentang binatang disebut fabel.


6.
Dongeng membantu anak berimajinasi


7.
Cerita dalam dongeng penuh khayalan, tetapi sangat
menarik.


8.
Dongeng awalnya dikenal dari mulut ke mulut.


9.
Dongeng membantu anak untuk berbahasa.


10.
Binatang dalam dongeng dapat berperilaku seperti
manusia.


11.
Zaman sekarang banyak dongeng disebarluaskan
melalui televisi dan media cetak seperti buku.



  • Membaca Dongeng

Membaca adalah suatu kegiatan yang sangat mengasyikan, apalagi membaca sebuah cerita. Cerita apa yang kamu sukai? Dapatkah kamu menyebutkan hal-hal yang menarik atau tidak menarik dalam suatu cerita? Ketika seseorang membacakan sebuah cerita dongeng, selain untuk diri sendiri juga untuk orang lain. Pembaca dan pendengar bersama-sama menikmati cerita dongeng tersebut.
Bacalah cerita di bawah ini, kemudian ceritakanlah secara urut!

                                                   300 Tael perak
                                                               Oleh Rina Ruslaini

Dahulu kala, di daratan Cina tinggalah Kakek dan Nenek Chen. Mereka tidak mempunyai anak. Hidup mereka sehari-hari hanya mencari kayu bakar di hutan. Kayu itu nantinya dijual Kakek Chen ke kota. Pada suatu pagi, Kakek dan Nenek Chen bersiap-siap berangkat ke hutan. Nenek tak lupa membawa bekal untuk makan siang mereka di hutan. Ketika sudah tiba di hutan, mereka melihat anak burung merpati putih menggelepar di tanah. Rupanya anak burung itu terjatuh dari pohon. "Aduh, kasihan sekali anak burung ini," kata Nenek sambil mengangkat
merpati itu. Ia meletakkan anak burung itu di bakul makanan dengan hati-hati. "Kita rawat saja ya Kek," ujar nenek, Kakek Chen mengangguk setuju.
Sore harinya setiba di rumah, Nenek Chen merawat anak burung itu dengan hati-hati. Nenek memberinya makanan dan meletakkannya di atas kain perca di dalam kardus. Setelah beberapa minggu, akhirnya burung itu sembuh dan mulai terbang di sekeliling rumah. Nenek amat gembira. "Lihat Kek, anak burungnya sudah sehat! Dia pasti mampu terbang kembali ke hutan!"
Kakek Chen melihat sambil tersenyum. Lalu melanjutkan pekerjaannya membelah kayu.
Setelah melihat anak burung itu terbang pergi, Nenek Chen kembali ke kamar dan mulai merapikan kamar. Tiba-tiba ia melihat benda berkilauan di balik seprai. Alangkah terkejutnya Nenek Chen saat melihat tumpukan uang perak di atas kasur. "Kek, Kakek, kemari Kek!" seru Nenek Chen. Tergopoh-gopoh Kakek Chen masuk ke kamar. Ia sama terkejutnya dengan Nenek saat melihat tumpukan uang itu. "Mari kita hitung jumlahnya, Nek," kata Kakek. Ternyata jumlah uang itu banyak juga, tiga ratus tael." Aduh Kek, uang ini dari mana ya? Kita apakan, ya? Nenek takut... kalau dicuri bagaimana? Ujar nenek bingung. Kakek Chen berpikir keras. "Ah, kita taruh di guci kecil, lalu kita kubur di halaman saja ya Nek," usul Kakek gembira. Nenek pun setuju.
Di saat hari mulai gelap, Kakek menggali di halaman. Ia mengubur 300 tael itu di sana. Dua hari kemudian, Nenek masih merasa gelisah. Ia berkata, "Kek bagaimana kalau kita lupa dengan tempat penyimpanan uang itu? Halaman kita begitu luas. Sekarang saja aku sudah bingung.
Apalagi bulan depan!" "Iya, ya Nek. Apalagi kita sudah mulai pikun. Ah! Bagaimana kalau
tempat penyimpanan uang kita beri tanda agar kita tidak lupa?" Nenek Chen setuju. Malam harinya, Kakek langsung melaksanakan idenya itu. Keesokan paginya, Nenek terbangun karena suara-suara ribut di luar. Tanpa membangunkan Kakek, ia segera beranjak ke luar. Betapa
terkejutnya Nenek saat melihat para tetangga sedang berkerumun di halaman rumahnya. Mereka menunjuk-nunjuk palang yang ditancapkan Kakek tadi malam. Di palang itu tertulis : TIDAK ADA UANG 300 TAEL DI SINI. "Nek, Nenek menyimpan uang di sini ya?" tanya seorang tetangga begitu melihat Nenek.
"Uhmmm", Nenek bingung. Tiba-tiba ia melihat anak burung merpati terbang di sekeliling halamannya. Itu anak burung merpati yang pernah dirawatnya dulu. Burung itu masuk ke dalam rumah, lalu berubah wujud menjadi seorang peri cantik. "Nenek yang baik, terima kasih karena kau telah merawatku sampai sembuh. Uang itu aku berikan sebagai tanda terima kasihku padamu. Tapi rupanya kalian tidak siap menerima pemberianku. Aku akan mengambil kembali uang itu, " ujar peri lembut. Saat itu juga, guci kecil berisi uang yang ditanam Kakek Chen muncul
di tangan peri itu. Palang yang tertancap di halaman juga lenyap. Para tetangga kembali ke rumah masing-masing. Nenek masih terpaku karena kaget dan bingung. Saat akan bicara,
tiba-tiba peri itu menghilang. Yang ada hanya asap putih dan cahaya warna-warni dari pakaian sang peri. Lama Nenek terdiam. Tiba-tiba ia melihat benda berkilauan di tempat peri tadi berdiri. Nenek memungut. Ternyata benda yang berkilauan itu adalah uang perak sebanyak 10 tael. Tiba-tiba terdengar sebuah suara, "Aku tinggalkan uang itu, gunakanlah dengan baik." Tak lama terdengar suara Kakek yang mengagetkan Nenek. "Ada apa Nek? Kenapa wajahmu pucat sekali?" Nenek Chen memperlihatkan uang 10 tael di telapak tangannya. Lalu menceritakan peristiwa tadi. Kakek tersenyum sabar, "Kita jadi tidak repot mencari tempat menyimpan uang, kan ..."
(Dongeng dari Cina)
Sumber: Bobo, 28 Desember 2006

Setelah membaca cerita berjudul "300 Tael Perak" tersebut, dapatkah kamu menemukan hal yang menarik? Adakah hal yang tidak menarik?
Perhatikan contoh di bawah ini!

  1. Hal yang menarik: Anak burung merpati dapat berubah menjadi seorang peri.
  2. Hal yang tidak menarik: Kakek dan Nenek yang kebingungan menyimpan uangnya.

Latihan 1.4

  1. Tentukan hal yang menarik dan hal yang tidak menarik dari cerita "300 Tael Perak" selain contoh yang telah ada!
  2. Setelah kamu membaca cerita tersebut, ceritakanlah kembali secara urut di depan teman kelasmu atau anggota keluargamu! Gunakanlah bahasa yang menarik, usahakanlah untuk membuat pendengar memahami cerita dongeng tersebut!

D Menulis Pantun

Tujuan pembelajaran:
Setelah mempelajari materi pada subbab ini, kamu diharapkan dapat membuat pantun dengan benar.

Apakah pengertian pantun? Pantun merupakan salah satu karya sastra Melayu yang sampai sekarang masih dikembangkan. Kata pantun mempunyai arti ucapan yang teratur, pengarahan yang mendidik. Pantun juga dapat berarti sindiran.
Zaman dahulu, pantun digunakan sebagai bahasa pengantar atau bahasa pergaulan. Pantun dikenal di berbagai daerah, namun dengan nama yang berbeda. Di Jawa Tengah dikenal dengan parikan, di Toraja dikenal bolingoni, di Jawa Barat dapat ditemukan
pantun dalam bentuk nyanyian doger, di Surabaya ludruk , di Banjarmasin tirik dan ahui , gandrung di Banyuwangi, dan di Makassar kelong-kelong. Selain merupakan ungkapan perasaan, pantun dipakai untuk menghibur orang.

  • Ciri-ciri pantun

Pantun memiliki ciri-ciri tersebut, antara lain:

  1. mempunyai bait dan isi,
  2. setiap bait terdiri atas baris-baris,
  3. jumlah suku kata dalam tiap baris antara delapan sampai dua belas,
  4. setiap bait terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi.
  5. Bersajak ab ab

Perhatikan contoh di bawah ini!
Pantun dua baris

    Anjing hutan suka melolong (sampiran)
    Jangan suka bicara bohong (isi)
    Pintu diketuk ada tamu (sampiran)
    Rajin membaca bertambah ilmu (isi)

Pantun empat baris

    Desa sawah mulai menghijau ⎬ (sampiran)
    Di tengah ada pematang (sampiran)
    Apa arti bertindak maju ⎬ (isi)
    Kalau tanpa pemikiran matang (Isi)

  • Bentuk dan jenis pantun

Pantun yang sering dipakai adalah pantun dua baris dan empat baris. Bentuk pantun bermacam-macam, misalnya: pantun anak-anak, pantun jenaka, pantun suka cita, pantun kiasan, pantun nasehat, pantun duka cita, pantun budi pekerti, pantun agama, dan lain-lain.
Perhatikan contoh berikut!
Pantun anak
    Enak nian buah belimbing
    Mencari ke pulau sebrang
    Main bola ada pembimbing
    Binatang apa berhidung panjang?

Pantun jenaka
    Orang mudik bawa barang
    Pakai kain jatuh terguling
    Kamu senang dilirik orang
    Setelah sadar ternyata juling
'   'Indah nian sinar mentari
    Purnama datang tak berbelah
    Melihat orang malas berlari
    Ternyata sandal tinggi sebelah

Pantun sukacita
    Gurih nian ikan gurami
    Tambah nikmat dengan kacang
    Alangkah senang hati kami
    Panen raya telah datang

Pantun kiasan
    Luas nian samudra raya
    Pagi-pagi nelayan melaut
    Tak berguna memberi si kaya
    Bagai menebar garam di laut
'
Pantun nasihat

     Jalan-jalan ke Semarang
    Bawa bandeng tanpa duri
    Belajar mulai sekarang
    Untuk hidup kemudian hari

Pantun dukacita
    Beras miskin disebut raskin
    Yang mendapat tak semua
    Aku ini anak miskin
    Harta benda tak kupunya

Pantun budi pekerti
    Siapa yang tak simpatik
    Melihat bunga dahlia
    Kulit putih berwajah cantik
    Sudah ayu berhati mulia

Pantun agama
    Minum susu di pagi hari
    Tambah nikmat tambah cokelat
    Pandai-pandai membawa diri
    Siapa tahu kiamat sudah dekat

  • Pantun berbalas

Pantun berbalas adalah pantun yang dimainkan dua kelompok. Kelompok tersebut dapat dikembangkan menjadi kelompok "pro" dan "kontra" atau kelompok gadis dan kelompok jejaka. Jumlah anggota per kelompok tiga sampai lima orang. Berbalas pantun dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas untuk menengahi permainan. Setiap sesi berbalas pantun harus mempunyai tema. Urutan berbalas pantun terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.'

Tugas 1.6

  • Buatlah pantun dua baris dan empat baris masing-masing dua buah! Ingat syarat- syarat pantun dan buatlah dengan tema berikut!
  1. Menabung dan hari tua
  2. Belajar dan masa depan
  3. Malas dan Kebodohan
  • Buatlah masing-masing satu buah!
  1. Pantun anak-anak d. Pantun jenaka
  2. Pantun agama e. Pantun sukacita
  3. Pantun nasihat


Beri Penilaian

Rating : 3.9/5 (14 votes cast)


Peralatan pribadi