BAB.3 KESEIMBANGAN LINGKUNGAN

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Keseimbangan Lingkungan


Pada hari minggu, Dimas dan keluarganya pergi menjenguk neneknya. Rumah
nenek Dimas berada di Desa Jangkurang. Mereka membawa perbekalan
secukupnya. Ketika tiba di tempat biasa mereka makan, alangkah terkejutnya
mereka sekeluarga. Hutan yang asri itu telah rata dengan tanah.
Dimas bertanya pada ayahnya,Mengapa pohon-pohon tersebut ditebang?
Ke mana burung-burung yang biasanya beterbangan di tempat itu?
Ayahnya menjawab, Mungkin tempat tersebut akan dijadikan perumahan.
Hewan-hewan yang berada di sana pindah ke tempat lain karena tempat
tinggalnya hilang.
Selain penebangan hutan, aktivitas manusia apa yang mengganggu
keseimbangan lingkungan? Bagian apa yang sering dimanfaatkan dari hewan
dan tumbuhan? Apakah pemanfaatan hewan dan tumbuhan yang berlebihan
dapat mengganggu keseimbangan lingkungan? Untuk mengetahui jawabannya,
pelajarilah uraian berikut.
 
Di suatu padang rumput, hidup beberapa kelompok makhluk hidup. Makhluk hidup yang hidup di padang rumput ialah rumput, hewan pemakan rumput, dan hewan pemakan daging. Pada saat kemarau panjang, sumber air akan mengering. Persediaan makanan untuk hewan pemakan rumput pun akan habis (Gambar 3.1). Hal tersebut akan memengaruhi keseimbangan lingkungan tersebut. Jika rumput habis, hewan pemakan rumput akan kehabisan makanan dan tidak akan bertahan hidup. Jika tidak ada hewan pemakan rumput, hewan pemakan daging pun tidak akan bertahan hidup. Keadaan tersebut terjadi apabila keseimbangan lingkungan terganggu.

 

 
Selain faktor-faktor alam, keadaan yang sangat memengaruhi keseimbangan ekosistem adalah keberadaan dan aktivitas manusia. Dengan akal dan pikirannya, manusia akan dengan mudah mengubah suatu lingkungan. Hasilnya adalah terjadi kerusakan dan ketidakseimbangan lingkungan.

 

A. Aktivitas Manusia yang Memengaruhi Keseimbangan Lingkungan

Apa saja aktivitas manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan lingkungan? Untuk lebih jelasnya, pelajarilah pembahasan berikut. Dalam menjalankan kehidupannya, manusia membutuhkan tiga hal pokok. Kebutuhan pokok tersebut ialah sandang, pangan, dan papan. Semua kebutuhan manusia tersebut tersedia di alam ini. Tuhan memperbolehkan
kamu untuk mengolah alam ini dengan sebaik-baiknya. Manusia dengan ilmu yang dimilikinya,
mengembangkan berbagai teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akan tetapi,

                                              karena
sifat dasar manusia yang tidak pernah puas, banyak
manusia yang mengolah alam dengan teknologi yang
dibuatnya, secara tidak terkendali. Manusia sering
tidak memikirkan dampak terhadap keseimbangan
lingkungan dan apa yang terjadi di masa depan.
Berikut ini adalah beberapa aktivitas manusia yang
dapat mengubah keseimbangan lingkungan.

1. Penebangan dan Perburuan Liar
Apakah di lingkungan sekitarmu ada hutan? Bagaimana
keadaannya? Hutan merupakan paru-paru
bumi. Hutan merupakan tempat resapan serta
cadangan air tanah bagi kehidupan makhluk hidup di
bumi. Selain itu, hutan merupakan tempat tinggal dan
tempat berlindung sebagian besar makhluk hidup.
Jika pohon-pohon di hutan ditebang untuk industri
dan pembukaan lahan pertanian secara liar dan berlebihan,
akan berpengaruh terhadap kehidupan yang
ada sebelumnya. Akibatnya dapat dilihat pada Gambar
3.2. Daerah resapan air berkurang, dan suplai oksigen
berkurang merupakan akibat penebangan pohon. Selain
itu, hewan yang ada di dalam hutan akan kehilanga tempat tinggal dan sumber makanan. Apalagi dengan perburuan liar terhadap hewan-hewan, akan semakin merusak lingkungan.
 2. Kegiatan Pembangunan
Perhatikanlah Gambar 3.3.

'

'

'

'

'

'

'

'

'

'



 

Pembangunan jalan yang melewati hutan dapat merusak lingkungan. Pohon-pohon yang menjadi tempat tinggal dan sumber makanan hewan ditebang sehingga hewan tersebut terancam keberadaannya. Gambar 3.4 memperlihatkan pembangunan rumah di perbukitan. Aktivitas ini sangat mengganggu keseimbangan lingkungan. Daerah-daerah di sekitar perbukitan dapat terkena bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

' 

'


Pengeboran minyak dan penambangan mineral secara
terbuka pun akan menimbulkan kerusakan lingkungan.
Pengeboran minyak (Gambar 3.5) dan pertambangan terbuka dapat mengurangi sumber daya alam dan mencemari
daerah sekitarnya. Akibat kegiatan tersebut
cukup sulit untuk ditanggulangi dan menyebabkan
suatu daerah menjadi tidak produktif.
















3. Pembuangan Limbah dan Sampah
Sebagian besar aktivitas yang dilakukan manusia pasti menghasilkan sampah atau limbah. Mulai dari limbah rumah tangga, pertanian, transportasi, sampai
limbah industri. Adakah yang tahu, contoh limbahrumah tangga, pertanian, transportasi,
dan limbah industri? Plastik yang digunakan
sebagai pembungkus merupakan contoh limbah rumah tangga. Pestisida jika digunakan berlebihan dapat menjadi limbah
pertanian (Gambar 3.6). Asap kendaraan merupakan limbah transportasi. Adapun contoh limbah industri berupa limbah cair dan asap (Gambar 3.7).


Sampah dan limbah tersebut ada yang mudah diuraikan
dan ada pula yang sulit diuraikan. Jika pengolahan
sampah tidak dilakukan dengan benar, yang
terjadi adalah kerusakan lingkungan.
Apakah kamu pernah melihat sungai yang kotor
dan bau? Hal itu merupakan hasil pembuangan
sampah dan limbah ke sungai. Akibatnya adalah
kerusakan lingkungan sungai dan akan membunuh
makhluk hidup yang ada di sungai. Gambar 3.8
memperlihatkan ikan yang mati akibat sungai yang
ditempatinya tercemar.
'

Pemanfaatan Hewan B dan Tumbuhan Indonesia memiliki sumber daya alam hayati yang sangat beragam. Selain itu, banyak sekali hewan dan tumbuhan yang hanya hidup di Indonesia. Akan tetapi, kekayaan alam tersebut semakin berkurang. Hal itu disebabkan pemanfaatan sumber daya alam hayati yang tidak terkendali. Hal itu berakibat kepunahan jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang ada di Indonesia. Pada umumnya, yang sering kita manfaatkan dari hewan adalah dagingnya. Hewan yang dimanfaatkan dagingnya biasanya diternakkan. Bagian tubuh hewan lain yang sering dimanfaatkan manusia adalah kulitnya. Harimau diburu karena kulitnya dapat dijadikan bahan tas, sepatu, dan produk lainnya (Gambar 3.9). Karena perburuan liar, harimau jawa sudah dianggap punah karena sampai saat ini sudah tidak ditemukan lagi. Manusia pun mengambil bagian tubuh lainnya yang dipercayai sebagai obat. Selain kepunahan, akibat lainnya adalah terjadinya ketidakseimbangan lingkungan.

'

 

B  Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan

Indonesia memiliki sumber daya alam hayati yang sangat beragam. Selain itu, banyak sekali hewan dan tumbuhan yang hanya hidup di Indonesia.
Akan tetapi, kekayaan alam tersebut semakin
berkurang. Hal itu disebabkan pemanfaatan sumber
daya alam hayati yang tidak terkendali. Hal itu berakibat
kepunahan jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang ada
di Indonesia.
Pada umumnya, yang sering kita manfaatkan dari
hewan adalah dagingnya. Hewan yang dimanfaatkan
dagingnya biasanya diternakkan. Bagian tubuh hewan
lain yang sering dimanfaatkan manusia adalah kulitnya.
Harimau diburu karena kulitnya dapat dijadikan bahan
tas, sepatu, dan produk lainnya (Gambar 3.9). Karena
perburuan liar, harimau jawa sudah dianggap punah
karena sampai saat ini sudah tidak ditemukan lagi. Manusia pun mengambil bagian tubuh lainnya yang dipercayai sebagai obat. Selain kepunahan, akibat lainnya adalah terjadinya ketidakseimbangan lingkungan. Selain harimau, hewan yang sering diburu oleh
manusia adalah ular. Sama seperti harimau, bagian
yang dimanfaatkan ular adalah kulitnya (Gambar
3.10). Kulit tersebut dimanfaatkan untuk bahan tas,
pakaian, dan ikat pinggang. Selain itu, ular sering diburu
karena ada bagian ular yang berkhasiat menyembuhkan

penyakit.
 








'

'



'

'

'

'

'

'

'

'

'



Jika ular terus diburu, akan terjadi ketidakseimbangan
lingkungan. Makanan ular adalah tikus. Jika ular yang memakan tikus berkurang, jumlah tikus akan melimpah. Hal ini akan merugikan petani. Karena tikus merupakan hama yang memakan padi. Biasanya, hewan yang sering dimanfaatkan manusia adalah yang memiliki ciri khas. Contohnya, gading pada gajah (Gambar 3.11). Karena ciri yang khas tersebut, hewan dapat punah. Hewan-hewan yang hampir punah dapat kamu pelajari pada bab selanjutnya.

'

 
Selain hewan, tumbuhan pun sering dimanfaatkan manusia. Pemanfaatan yang berlebihan dan tanpa
pelestarian kembali, memengaruhi keseimbangan lingkungan. Pemanfaatan kayu untuk berbagai keperluan secara berlebihan dapat menyebabkan gundulnya beberapa wilayah hutan di Indonesia. Kayu-kayu ditebang menggunakan gergaji mesin. Berbeda dengan zaman dahulu yang hanya menggunakan gergaji biasa. Hal ini akan semakin mempercepat kerusakan lingkungan.
Begitu juga pembakaran hutan untuk lahan pertanian (Gambar 3.12). Hal tersebut menyebabkan
hilangnya beberapa jenis tumbuhan tertentu. Selain itu, banyak sekali hewan yang kehilangan tempat tinggal dan berpindah ke tempat yang lain. Jika tempat baru yang ditempati hewan tersebut tidak cocok, hewan tersebut dapat mati. Semua hal tersebut akan menyebabkan perubahan dan ketidakseimbangan lingkungan.
 

Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya alam hayati harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak
berlebihan. Alangkah lebih baik jika kamu dapat mengembalikan keseimbangan lingkungan seperti sebelum kita memanfaatkannya.



 

Beri Penilaian

Rating : 4.1/5 (80 votes cast)


Peralatan pribadi