Aku Bisa Berprestasi 6.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

Memahami Bacaan yang Didengar

Mendengarkan Pembacaan Bacaan

Dengarkan dan simak bacaan yang akan dibacakan oleh gurumu! Sambil mendengarkan, catatlah hal-hal penting dari bacaan itu!

Abdurrahman Faiz, Pujangga Cilik Multitalenta


Baca Doa di depan Presiden (Hari Anak Nasional 2007)
Baca Doa di depan Presiden (Hari Anak Nasional 2007)
Abdurahman Faiz lahir di Jakarta, 15 November 1995, anak pertama dari pasangan Tomi Satryatomo (jurnalis televisi) dan Helvy Tiana Rosa (cerpenis). Ia telah menulis puisi sejak berusia 5 tahun. Namanya mulai dikenal publik ketika ia menjadi Juara I Lomba Menulis Surat untuk Presiden tingkat nasional yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta (2003). Pertama kali Faiz tampil membacakan puisi-puisinya yang pada waktu itu belum dibukukan, adalah atas undangan Nurcholish Majid pada acara peluncuran buku beliau yang mengundang ratusan tokoh nasional. Saat kelas II SD puisi Faiz “Sahabatku Buku” menjadi juara Lomba Cipta Puisi Tingkat SD seluruh Indonesia yang diadakan Pusat Bahasa Depdiknas (2004).

Buku kumpulan puisi pertama Faiz Untuk Bunda Dan Dunia (DAR! Mizan, Januari 2004) terbit saat ia berusia 8 tahun dan diberi pengantar oleh Taufik Ismail. Buku tersebut meraih Anugerah Pena 2005 serta Buku Terpuji Adikarya IKAPI 2005. Sejak buku itu terbit Faiz kian sering diundang membacakan dan membicarakan karya-karyanya--- yang banyak mengetengahkan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan politik--- dalam berbagai forum, termasuk di hadapan Presiden Megawati Soekarno Putri, Presiden SBY, mantan presiden Abdurrahman Wahid, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri dan tokoh-tokoh nasional lainnya. Ia pun pernah diundang sebagai salah satu panelis Debat Capres di stasiun televisi swasta, pada pemilu lalu.

Buku keduanya: Guru Matahari (DAR! Mizan 2004), terbit saat ia masih berusia 8 tahun pula, diberi pengantar Agus R. Sarjono mendapat nominasi Khatulistiwa Literary Award 2005. Buku ketiganya: Aku Ini Puisi Cinta (DAR! Mizan 2005) membawanya meraih penghargaan Penulis Cilik Berprestasi dari Yayasan Taman Bacaan Indonesia (2005).


Buku keempat Faiz adalah kumpulan esai berjudul: Permen-Permen Cinta Untukmu (DAR! Mizan 2005). Karyanya juga terdapat dalam antologi bersama: Matahari Tak Pernah Sendiri (1 dan 2), Jendela Cinta (GIP 2005), dan Antologi Puisi untuk Yogyakarta (2006). Puisinya pernah dimuat di sejumlah koran nasional antara lain Kompas dan Republika. Tahun 2006 Faiz dinobatkan sebagai Anak Kreatif Indonesia versi Yayasan Cerdas Kreatif Indonesia yang dipimpin Kak Seto.


Bersama beberapa penulis cilik lainnya siswa SDIF Al Fikri-Depok ini menulis kumpulan cerpen Tangan-Tangan Mungil Melukis Langit (LPPH 2006), untuk membantu biaya sekolah bagi teman-teman kecil mereka yang tinggal di kolong jembatan tol. Buku terbaru Faiz: Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil, dikatapengantari oleh Sapardi Djoko Damono (LPPH, Juli 2007), Faiz baru saja terpilih sebagai Anak Berprestasi 2007 dari PKS.

(Dikutip dengan pengubahan dari http://masfaiz.multiply.com)


Menjawab Pertanyaan

Jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan bacaan yang telah kamu dengar!

1. Kapan Abdurrahman Faiz mulai dikenal publik?

2. Berapa buku yang sudah diterbitkan Faiz?

3. Pada usia berapa tahun ia mulai menerbitkan buku?

4. Siapa yang memberi kata pengantar pada buku pertama Faiz?

5. Apa yang dilakukan Faiz untuk membantu teman-temannya yang tinggal di kolong jembatan tol?

Membuat Kesimpulan dari Hasil Mendengarkan

Buatlah ringkasan dari bacaan "Abdurrahman Faiz, Pujangga Cilik Multitalenta"!. Jika perlu, minta gurumu untuk mengulangi membacakannya kembali!

Mengisi Formulir Sederhana

Mengisi Formulir Riwayat Hidup

Ayo, bacalah daftar riwayat hidup berikut ini!


Mengisi Daftar Riwayat Hidup

Buatlah daftar riwayat hidup ayah, ibu atau siapapun di keluargamu dengan mencontoh pada daftar riwayat hidup diatas!


Menuliskan Data Diri dalam Bentuk Narasi

Dari data diri dalam formulir, kita dapat juga menulisnya dalam bentuk cerita atau narasi.

Contoh:
Fanny Sulastri lahir di Kendari, 31 Oktober 1983. Ia tinggal di Jln Geger Kiara II No. 47 A, Bandung. Ia pernah bersekolah di SDN Sukamaju I dan lulus tahun 1996, lulus SMPN I Garut tahun 1999, dan lulus dari SMKN I Bandung pada tahun 2002.
Dua tahun setelah lulus SMA, Fanny bekerja di Bank Syariah Mandiri KCP Bandung Utama sampai tahun 2007.

Sekarang, coba kamu tulis data keluarga yang kamu isikan ke dalam bentuk narasi!

Mengkritik Sesuatu Disertai Alasan

Membaca Percakapan yang Berisi Kritikan

Mengkritik adalah menyampaikan informasi tentang baik buruknya sesuatu.
Kritik tentang keburukan harus disampaikan dengan bahasa yang santun. Jika tidak, orang yang dikritik akan tersinggung dan tidak akan menerima saran atau masukan dari kita.

Sekarang, coba baca pelajari isi percakapan di bawah ini!


Menyampaikan Kritik Kepada Orang Lain secara Lisan

Sekarang, sampaikanlah kritikmu kepada hal-hal di bawah ini dengan bahasa yang santun! Kamu boleh mendiskusikannya dengan temanmu.
1. Kamu melihat temanmu mencontek pada saat ulangan akhir semester.
2. Kamu melihat temanmu sedang mengejek orang tua teman yang lain
3. Kamu melihat ibumu membicarakan kejelekan orang lain.

Menggunakan Kata-kata Bersinonim dan Berantonim

Perhatikan kata yang dicetak tebal di bawah ini!
Buku yang dipegangnya terjatuh. Rani sedikit marah, tetapi Catur seolah tidak merasa bersalah. Ia pindah ke ruang tengah. Disana, ia menggoda ibunya yang sedang menjahit baju.

Sinonim adalah persamaan makna anatara satu kata dengan kata yang lain.
• Dipegang     = Digenggam
• Marah         = Murka; berang; kesal; kecewa
• Pindah        = Bergerak
• Menggoda   = Mengganggu
• Baju           = Pakaian


Sekarang, perhatikan kata yang dicetak tebal di bawah ini!
Hesti masuk ke kamarnya. Ia mengambil semua buku yang akan ia pelajari, dan membawanya ke halaman belakang.
Antonim adalah kata yang mempunyai makna yang berlawanan. Ingat, lawan katanya bukanlah kata-kata yang ditambahi dengan kata tidak. Contoh: Tidak masuk, tidak mengambil, dan sebagainya.


• Masuk       >< Keluar
• Mengambil >< Menyimpan
• Semua      >< Sebagian
• Belakang   >< Depan

Daftar Pustaka


Beri Penilaian

Rating : 4.2/5 (5 votes cast)


Peralatan pribadi